Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan, kali ini berupa sebuah mobil pustaka yang mampu memuat 750 buku anak-anak sampai remaja.
Diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini terlihat senang, karena dalam acara tersebut turut serta puluhan anak sekolah dasar yang datang.
Risma pun meminta anak-anak untuk mengambil buku, dan membacanya bersama-sama dengan dirinya.
Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini mengatakan, ketersediaan buku dan alat transportasi membantu meningkatkan minat baca anak-anak.
Dia menegaskan dengan membaca, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan tapi juga melatih seluruh panca indra mereka.
"Berbeda dengan lihat film, warna dan suara sudah keluar jadi tidak lagi perlu mengimajinasikan. Kalau membaca buku imajinasi anak-anak akan keluar," kata Risma usai meresmikan Mobil Pustaka di halaman Balai Kota.
Risma melanjutkan, sebetulnya Pemkot Surabaya membangun Taman Baca Masyarakat (TMB) 20 sampai 50 setiap tahunnya.
"Tapi masih kurang karena masih banyak yang belum kami sentuh. Pemkot punya tujuan, membaca buku bukan sekedar pengetahuan tapi supaya daya imajinasi anak semakin tinggi," kata Risma.
"Harus baca buku supaya imajinasinya main, tidak mudah menyerah dan putus asa. Aku kan pelalap buku makannya ada saja akalnya," Risma menambahkan.
Sampai saat ini pemkot memiliki perpustakaan di dalam mobil empat unit, ditambah bantuan yang terakhir ini, menjadi lima unit.
Rencana mobil akan dioperasikan di daerah utara, karena di sana tidak ada perpustakaan. Tapi tidak menutup kemungkinan tersebar ke daerah lainnya juga. [Dimas Angga P]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar