Suara.com - Kepolisian Resor Bogor belum menerima permohonan izin dalam konser diva internasional Celine Dion di Sentul International Convention Centre (SICC), Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2018)
"Permohonan izin belum kami terima. Seharusnya, penyelenggara secepatnya mengajukan permohonan sehingga dapat segera kami proses," kata Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky, Selasa (28/5/2018).
Kegiatan yang akan melibatkan puluhan ribu orang tersebut, sejatinya diperlukan permohonan izin untuk mengetahui potensi gangguan dan keamanan. Selain itu, nantinya juga dibutuhkan pengaturan lalulintas kendaraan yang terakses dengan lokasi acara.
"Kegiatan internasional paling lambat permohonan izin dikeluarkan 30 hari jelang acara. Ini berkaitan pengamanan, pengaturan lalu lintas atau potensi ganguan. Sehingga kita bisa tahu berapa anggota Polres yang akan dilibatkan," paparnya.
Pihaknya berharap agar promotor segera mengajukan permohonan izin, dengan begitu Polres Bogor dapat membuat estimasi pengamanan mengingat dalam waktu dekat terdapat kegiatan penting lainnya seperti Hari Raya Idul Fitri, Pilkada dan Asian Games.
"Semua itu kan berdekatan, jadi kami bisa atur. Tetapi tetap pada intinya kami Polres Bogor siap menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Seperti diketahui, diva internasional Celine Dion akan menggelar konser perdananya di Gedung SICC, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 7 Juli 2018 mendatang.
Meski harga tiket konser belasan juta, pihak penyelenggara PK Entertainment optimistis konser akan berjalan sukses. Dari seluruh kategori tiket yang ada, hanya kategori Emerald A1 seharga Rp 12,5 juta, Sapphire A seharga Rp 10 juta, dan Bronze B2 seharga Rp 2,75 juta yang berstatus full booked.
Selain Indonesia, Celine Dion akan melakukan tur ke tujuh kota di kawasan Asia Pasifik dengan memulai turnya pada 26 Juni 2018 untuk pertama kalinya. (Rambiga)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap