Suara.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno baru saja meluncurkan Smart Pasar Pondok Indah serta Penandantangan Memory of Understanding (MoU) antara Telkom Indonesia dengan Perkumpulan Gerakan OKE OCE, Pasar Pondok Indah, Pondok Pinang, di Jakarta, Sabtu (2/6/2018).
Sandiaga menuturkan, peresmian Smart Pasar bertujuan untuk memberikan tempat gerakan OK OCE dengan Telkom serta PD Pasar Jaya dalam rangka menciptakan lapangan kerja.
"Kick off Smart Pasar ini tujuannya bagaimana Perkumpulan Gerakan OK OCE dengan Telkom, dan juga dengan PD Pasar Jaya ada 153 pasar. Kita bisa memastikan bahwa ke depan OK OCE Trade Center dan Global Office bekerja sama, bersinergi bisa membangun sebuah upaya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ujar Sandi dalam sambutannya.
Sandi memastikan kerjasama tersebut dapat mendobrak ekonomi. Usai peluncuran program itu, akan disusul dengan pelatihan serta pendampingan. "Juga ada untuk customer experience," ucap Sandi.
Sandiaga meminta Smart Pasar harus dibuat dengan kekinian agar menarik pengunjung. Ia juga meminta dinas terkait untuk membuat akses untuk memudahkan masyarakat menuju Pasar Pondok Indah.
Dengan sistem terintegrasi, Sandi yakni Smart Pasar Pondok Indah akan mudah 'dijual'. Pelanggan akan datang sendiri. Para pelaku usaha di pasar tersebut nantinya pun akan merasakan bisnisnya naik. Dan imbasnya adalah terbukanya lapangan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga berkesempatan meninjau toko-toko yang ada di pasar tersebut. Salah satu toko yang dikunjungi adalah toko busana muslim Ar-Rayyan milik Ibu Yanti.
Di toko itu, Sandi menyempatkan berbelanja. Ia tampak berbincang hangat dengan sang pemilik toko. Sebelum beranjak, Sandi membeli sepotong baju koko putih dan sorban merah serta jilbab.
"Alhamdulilah terimakasih pak, mumpung main kesini nih," ucap Yanti kepada Sandi.
Untuk diketahui, Smart Pasar merupakan program digitalisasi dalam proses jual beli di pasar modern. Di Pasar tersebut disediakan jaringan internet gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?