Suara.com - Perempuan bernama Demi Sweeney adalah seorang mahasiswi kriminologi dari Universitas Bournemouth Inggris, masih berusia 22 tahun dan memiliki fobia pada laba-laba.
Pada suatu pagi, ia terbangun mendapati seekor laba-laba besar ada di atap kamarnya. Berbicara kepada BuzzFeed, Demi mengaku, merasa 'terjebak' di kamarnya sendiri karena takut-takut si laba-laba akan jatuh jika ia mulai bergerak.
Ditinggal tanpa teman sekamar satupun, Demi kebingungan mencari bala bantuan. Sampai akhirnya salah satu kawannya memberi usul agar Demi mencari bantuan alih-alih memesan makan.
Demi memutuskan memesan KFC, dua porsi, dan menambahkan catatan berbunyi, "Saya telah berbicara pada Delivery Customer Service, tolong bisakah Anda mengusir laba-laba untuk saya".
Dua puluh menit kemudian, pesanan Demi datang. Tapi konyol, si pengantar makanan tak membaca catatan tambahan Demi, ia juga takut akan laba-laba. Maka, Demi terus memohon pada si pegawai KFC untuk membantunya.
"Dia bertanya berapa besar laba-labanya dan berkata akan membiarkannya pergi saja, juga bertanya ada di mana," kata Demi.
Ia bercerita, ada momen panik saat laba-laba jatuh ke lantai dan mulai berlarian. Tapi akhirnya, laba-laba itu dapat ditangkap oleh si pegawai KFC.
Laba-laba itu secara dramatis dibuang ke dalam toilet. Demi sendiri mengaku karena kejadian itu, ia ogah menggunakan toiletnya sendiri selama beberapa hari.
"Saya berterima kasib padanya sekitar 50 kali. Dia bilang ini sangat lucu. Saya ingin memeluknya, pahlawan hidup yang sesungguhnya," kata Demi seperti yang Suara.com lansir dari Mirror.
Baca Juga: Ubah Imej, KFC Bakal Perbanyak Menu Sehat pada 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!