Suara.com - Bocah berusia 13 tahun tewas di gerai restoran cepat saji KFC, Amalinda, Eastern Cape, Afrika Selatan.
Anak yang namanya tak dipublikasikan tersebut, tewas karena tertimpa keranjang penuh daging ayam beku.
Polisi menduga, troli itu jatuh menimpa bocah malang tersebut karena rem pengaman pada tali troli blong alias tidak berfungsi.
Kisah tragis itu berawal ketika truk berisi daging ayam beku datang dari Port Elizabeth. Daging ayam beku di dalam truk itu diperuntukkan bagi tiga gerai KFC di East London.
“Ketika kami mengantarkan daging ayam ke gerai KFC di Amalinda, truk kami dkerubungi anak-anak jalanan. Kami sudah menyuruh mereka pergi,” tutur Fumanekile Gxasheka, sopir truk tersebut seperti dilansir News24, Rabu (14/3/2018).
Gxasheka menuturkan, anak-anak jalanan itu mengerubungi mereka untuk meminta uang maupun pekerjaan lepas.
Ia mengakui, kerap membayar anak-anak jalanan untuk mengangkut daging ayam dari truknya ke dalam gerai KFC.
Tapi, kata dia, anak-anak jalanan itu tetap berkerumun di dekat truk. Padahal, saat itu, Gxasheka dan asistennya tengah menurunkan keranjang-keranjang berisi daging ayam beku memakai mesin tali pengait.
“Ketika mesin pengakit mengangkut satu keranjang berisi daging ayam, rem pada mesin itu blong, sehingga menimpa satu anak jalanan tersebut,” terangnya.
Baca Juga: Cegah Skimming, BRI Akan Ganti Kartu ATM Nasabah se-Indonesia
Saksi mata di lokasi kejadian berusaha menyelamatkan anak itu setelah tertimpa keranjang daging ayam. Tapi, usaha mereka berakhir sia-sia. Sang anak tewas di tempat.
“Bocah laki-laki itu sempat duduk dan sebentar berbicara. Tapi beberapa detik setelahnya ia roboh, meninggal,” Nonzukiso Matshayana, saksi mata.
Matshayana mengatakan bahwa korban itu termasuk dalam kelompok anak-anak tunawisma yang menghasilkan uang dengan mencuci dan mengawasi mobil pelanggan.
Polisi setempat melakukan investigasi mengenai insiden tersebut. Namun, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki