Suara.com - Mendekati mudik lebaran 2018, ribuan angkutan kendaraan bus di Jawa Timur (Jatim) ternyata tidak layak jalan. Total ada 2.800 unit bus yang ditemukan Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim melalui operasi rutin hingga akhir Mei 2o18.
Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim, Isa Ansori mengatakan, selama Mei 2018, pihaknya sudah melakukan ramp check (pengecekan) di beberapa terminal. Dari termuan itu, ribuan bus yang dinyatakan tidak layak jalan, tidak boleh melayani pemudik selama lebaran nanti.
"Total sampai bulan Mei kita sudah memeriksa kurang lebih 36.000 kendaraan bus di terminal. Kendaraan yang ketahuan melanggar ada sebanyak 7,67 persen atau 2.800 bus," ujar Isa Ansori saat saat ditemui di kantornya, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (5/6/2018).
Tak hanya pengecekan kendaraan di dalam terminal, Dishub Jatim juga memeriksa kurang lebih 40.000 kendaraan, baik bus maupun truk di jalan raya. Hasilnya, ada sebanyak 8.300 atau 21 persen yang melakukan pelanggaran.
"Kami juga telah melakukan tindakan baik berupa tilang dan lain sebagainya. Sementara itu kami juga melarang bagi kendaraan yang tidak layak untuk terus berjalan, jika mereka berani kami akan lakukan tindakan tegas," lanjut Isa.
Sementara itu, untuk kendaraan yang akan melayani pemudik tahun ini, Isa mengaku semua transportasi baik darat, laut maupun udara sudah memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan kertika lebaran nanti. (Dimas Angga P)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah