Suara.com - Hermawan, salah satu petugas kebersihan Annex Building, Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta panik saat terjadi kebakaran di lantai 10 gedung itu. Dia diberi tahu jika terjadi kebakaran hebat di sana.
"Iya semuanya pada panik waktu diberi tahu ada informasi kebakaran," ujar Hermawan di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam.
Ketika itu dirinya tengah berada di mushola usai melaksanakan ibadah salat. Mendengar hal tersebut dirinya nekat menuju lantai 8 untuk mengambil tas yang tertinggal.
"Sesempatnya ambil barang sebelum dilarang. Saya inisiatif, nekat aja, saya sudah tahu titiknya (kebakarannya) di mana. Saya sudah tahu kebakaranya di lantai 10. Jadi saya langsung ambil tas saya di lantai 8," kata dia.
Hermawan juga menyebut saat terjadi peristiwa kebakaran semua karyawan dan pegawai gedung tersebut lari.
"Iya pada panik, pada lari keluar semua," kata dia.
Tak hanya itu, Hermawan mengatakan lantai 10 merupakan ruangan acara atau Upper Room.
"Itu lantai 10 itu Upper Room, tempat untuk event-event atau tempat ngadain acara," tuturnya.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran di gedung tersebut.
"Belum mengetahui kenapa," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Subejo mengatakan kebakaran terjadi di lantai 10.
"Kebakaran terjadi di Gedung Annex lantai 10 pukul 19.28 WIB. Tapi asapnya hingga ke lantai 12 dan unit kami tiba di lokasi pukul 19.38 WIB," ujar Subejo.
Subejo menuturkan pihaknya mengerahkan sebanyak 20 unit mobil damkar untuk memadamkan api. Adapun saat ini petugas Damkar tengah melakukan proses pendinginan.
"Sebanyak 20 unit mobil damkar kita kerahkan. Saat ini dalam proses pendinginan," kata dia.
Subejo menuturkan tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut. Ia juga belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Gedung Annex yang terbakar merupakan gedung yang berisikan fasilitas penunjang hotel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat