Suara.com - Kebakaran terjadi di lantai 10 Annex Building, Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam sekitar pukul 19.28 WIB. Beberapa jam sebelumnya kebakaran terjadi di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan adanya kejadian tersebut, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya tingkat kewaspadaan masyarakat di bulan Ramadan mulai berkurang.
"Selalu memang harus kita pastikan bahwa tingkat kewaspadaan tinggi terutama kita melihat trend di akhir Ramadan ini mulai kendor. Banyak yang bersiap-siap pulang, tingkat kewaspadaannya kurang, terutama di perumahan saya perhatikan seperti korsleting listrik atau kompor," ujar Sandiaga di Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018) malam.
Sandiaga pun menyebut, sebelum Annex Building terbakar, gedung Niaga di Jakarta International Expo (JIExpo) juga dilalap si Jago Merah.
Ia pun menginstruksikan kepada Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Subejo dan Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede untuk tetap berkoordinasi.
"Tadi juga ada di Jakarta Fair lokasinya sedang ada kontruksi namun di Pullman ini di lantai 10, kita belum menemukan titik apinya dan saya serah tugaskan ke Pak Wali dan Kepala dinas Damkar untuk berkoordinasi, Insya Allah tidak ada korban," kata dia.
Kata Sandiaga, gedung tersebut merupakan gedung baru yang standar keamanannya masih berjalan (Berproses) . Namun Sandiaga enggan berspekulasi terkait standar keamanan gedung tersebut dan menunggu investigasi terkait penyebab kebakaran gedung tersebut.
"Ini gedung baru standar keamanannya berjalan. Tapi kita tidak berspekulasi, kita tunggu nanti hasil investigasi," tutur dia.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menambahkan adanya kejadian tersebut menjadi bentuk kewaspadaan di DKI agar Pemprov melakukan inspeksi rutin ke gedung-gedung. Hal tersebut untuk memastikan agar gedung-gedung di Jakarta sudah memenuhi standar.
"Ini jadi satu kewaspadaan buat kita untuk setiap gedung dilakukan inspeksi rutin, dan kita pastikan semua gedung memenuhi standar dan kita harapkan pengelola gedung proaktif melakukan pengecekan dan sejauh ini tidak ada korban," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Subejo mengatakan kebakaran terjadi di lantai 10.
"Kebakaran terjadi di Gedung Annex lantai 10 pukul 19.28 WIB, tapi asapnya hingga ke lantai 12 dan unit kami tiba di lokasi pukul 19.38 WIB," ujar Subejo di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam.
Subejo menuturkan pihaknya mengerahkan sebanyak 20 unit mobil damkar untuk memadamkan api. Petugas Damkar tengah melakukan proses pendinginan.
"20 unit mobil damkar kita kerahkan. Saat ini dalam proses pendinginan," kata dia.
Subejo menuturkan tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut. Ia juga belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Tidak ada korban. Belum tahu penyebabnya," ucap Subejo.
Tak hanya itu, ia menambahkan gedung Annex yang terbakar merupakan gedung yang berisikan fasilitas penunjang hotel.
"Ini fasilitas penunjang buat hotel, kemudian ada ruang pertemuan dan ada kantor kecil," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan