Suara.com - Seorang lelaki bernama Kosim (39), tewas tertabrak commuter line di di perlintasan kereta di wilayah Kampung Bojong, RT 03/07, Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Citeureup, Kompol Darwan mengatakan peristiwa berawal dari laporan masinis commuter line bahwa ada lelaki yang tertabrak kereta di daerah Kampung Bojong sekitar pukul 10.45 WIB pagi tadi.
"Awalnya masinis melapor ke petugas keamanan kereta di Stasiun Pagelaran Cibinong kalau ada pria yang tertabrak," kata Darwan, Selasa (5/6/2018).
Mendapatkan laporan tersebur, petugas keamanan langsung mendatangi lokasi. Setelah diperiksa, petugas keamanan mendapati seorang lelaki tergeletak di pinggir rel dalam kondisi meninggal dunia.
"Setelah dicek, ternyata benar ada pria yang meninggal di pinggir rel dengan kondisi luka parah di bagian kepala karena tertabrak kereta," jelasnya.
Polisi yang datang ke lokasi, langsung melakukan pemeriksaan dan diketahui identitas korban bernama Kosim warga Kampung Harapan Baru, Kelurahan Cikarang Kota, Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut, jasad Kosim dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta. Kami juga sudah menguhubungi pihak keluarganya," tutup Darwan. (Rambiga)
Berita Terkait
-
Sidang Perdana Bocah Tewas Dalam Karung Diwarnai Kericuhan
-
Eks Mahasiswa Kimia Edarkan Ganja dengan Kedok Jualan Obat Herbal
-
Video Viral Bule Marah-marah Dengar Solawatan, Ini Kata Polisi
-
Bule Prancis Marah-marah di Musala Bogor, Sebut Salawat Karaoke
-
Sakit Hati, Pedagang Es Kelapa Tewas Dibacok Teman Sekerja
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat