News / Nasional
Rabu, 06 Juni 2018 | 18:37 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Bara Hasibuan. (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Bara Hasibuan, menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikan tunjangan kinerja untuk Polri dan TNI sebesar 70 persen sudah tepat.

Menurut Bara, TNI Polri sudah bekerja keras dalam menjaga kemanan dan mempertahankan NKRI. Ia menilai tidak tepat kalau ada pihak yang mempermasalahkan kenaikan tunjangan tersebut yang bertepatan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Jadi saya pikir kalau diberi apresiasi tidak apa-apa, toh tidak punya hak pilih (TNI dan Polri). Jadi saya pikir tidak ada dampak politik apa-apa," ujar Bara usai menjadi pembicara diskusi publik dengan tema “Indonesiasentris, Fakta atau Hoaxs?” di Patra Jasa Office Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

TNI dan Polri, kata Bara, sudah seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah. Salah satu perhatian itu, salah satunya adalah menaikan tunjangan kinerja.

"Karena tentu kita tahu gaji mereka (TNI-Polri) selama ini tidak besar, mereka harus hidupi keluarga. Apalagi polisi (menangani) masalah keamanan terorisme, keselamatan dan kita selalu tuntut mereka lindungi kita. Tapi selama ini negara tidak perhatikan hal-hal yang layak," Bara menjelaskan.

Kenaikan tunjangan kinerja untuk TNI-Polri disampaikan Jokowi saat berpidato di acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI-Polri dan masyarakat di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018) sore.

Kenaikan tunjangan itu akan berlaku dan diterima anggota TNI-Polri mulai Juli 2018 ini.

Load More