Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memfasilitasi pembagian mock up dan paket sembako oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada pekerja migran Indonesia (PMI) purna dan keluarganya. BRI menyerahkan 200 paket sembako secara simbolis kepada Ketua Darma Wanita BNP2TKI, Dily (istri Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid), yang juga sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Turut hadir semua anggota Dharma Wanita BNP2TKI, antara lain, istri dari Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, Yull Evira Yulinda, dan beberapa lainnya.
Pada kesempatan yang tersebut, BRI diwakili Kepala Cabang Bank BRI Kramat Jati, Dodo Marjanto, yang didampingi beberapa staf Bank BRI. Acara berlangsung di auditorium Lantai 1, Gedung BNP2TKI, Jakarta, Senin (4/6/2018).
Dalam sambutannya, Dily mengatakan, pemberian paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian bagi PMI Purna.
"Saya berharap, pemberian sembako ini bermanfaat dengan baik, sebagai berkah di bulan Ramadan bagi PMI purna dan keluarga," imbuhnya.
Hal ini merupakan bentuk dukungan BNP2TKI kepada PMI purna melalui kerja sama dengan Bank BRI.
Salah satu PMI purna yang hadir, Arsi, pernah bekerja di Qatar, dan sekarang membuka usaha berupa makanan ringan dan kerajinan tangan lainnya. Ia mengatakan, sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan ini.
"Saya berterimakasih sekali, karena bantuan ini bagian dari perhatian BNP2TKI bagi PMI purna seperti kami. Kami merasa tidak berjalan sendirian, dan meski kami tidak lagi bekerja di luar negeri, tetapi masih diperhatikan. Kami tidak menduga bakal dapat paket sembako", ujar Arsi dengan semangat, saat dijumpai setelah selesai penerimaan sembako.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Humas NP2TKI, Servulus Bobo Riti, menyatakan, pihaknya juga memfasilitasi pameran produk PMI purna di lingkungan BNP2TKI.
"Kami juga terus memfasilitasi pameran produk produk PMI purna, baik di dalam kantor maupun lewat acara pameran di luar kantor. Kami berharap, PMI purna mampu terus berkarya dan berusaha, sehingga mereka bisa menjadi majikan bagi dirinya sendiri dan karyawannya," tegas Servulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
-
Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga!
-
Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi
-
Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran
-
Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping
-
Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang
-
Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat
-
Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa