Suara.com - Arus balik di Jalan Tol Cipali, Rabu (20/6/2018) siang mulai menurun. Tetapi petugas kepolisian masih memberlakukan dua rekayasa lalu lintas lawan arus untuk menghindari pelambatan arus di setiap tempat istirahat.
Situasi gerbang tol Palimanan sejak pukul 09.00 WIB tidak banyak mengalami antrean. Sedangkan selepas gardu pemudik bisa memacu kendaraan di atas 100 kilometer per jam.
Antrean kendaraan mulai terjadi menjelang KM142 sepanjang dua kilometer. Demikian juga antrean terjadi mulai KM139 sampai area istirahat di KM130. Sesekali kendaraan melaju 20-40 kilometer per jam kemudian terhenti.
Pada pukul 11.00 WIB, petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas lawan arus dari km 132+000 sampai km 126+600 arah Jakarta. Rekayasa arus itu untuk menghindari pelambatan akibat kendaraan antre masuk area istirahat Km130.
Akan tetapi, tidak semua pengendara patuh. Sebagian kendaraan di jalur lawan arus itu kembali ke jalur normal setelah melihat ada celah di KM129 untuk kembali ke kiri, akibatnya kendaraan sesekali terhenti.
Pada pukul 11.15 WIB, petugas juga melakukan rekayasa arus lalu lintas lawan arus dari km 169+000 sampai km 162+600 untuk menghindari pelambatan arus kendaraan.
Dua area lawan arus yang selama dua hari berjalan, akhirnya tidak diberlakukan hari ini, yaitu dari KM104 sampai KM100 untuk memperlancar arus menjelang area istirahat Km 102 dan dari Km 87.400 ke Km 85 untuk memperlancar arus di area istirahat KM86.
Kolong Jembatan Bahu jalan di hampir setiap kolong jembatan di Tol Cipali menjadi tempat favorit pemudik untuk beristirahat atau memperbaiki kendaraan, padahal perilaku itu membahayakan pengguna yang lain.
Di beberapa titik jembatan, petugas kepolisian berjaga untuk mencegah perilaku berhenti di kolong jembatan. Namun di kolong yang tidak dijaga akhirnya pemudik nekat berhenti untuk buang air kecil atau sekadar istirahat. Sejumlah kendaraan yang mengalami gangguan mesin juga berhenti di kolong jembatan sebagai daerah yang terlindungi dari terik matahari.
Sebagian dari kendaraan mogok mendapat pengawalan petugas karena banyak pemudik yang menjadikan bahu jalan untuk melajukan kendaraan atau mendahului kendaraan lain. Petugas juga mengatur beberapa lokasi istirahat di luar bahu jalan karena untuk memasuki area istirahat rata-rata kendaraan memerlukan waktu 25 menit.
Sebuah kecelakaan menimpa bus Arimbi di KM121 arah Palimanan. Bus yang terperosok di sisi kiri jalan itu dievakuasi petugas sekitar pukul 11.40 WIB sehingga arus lalu lintas ke arah Palimanan ditutup total selama sekitar 10 menit dan mengakibatkan antrean sejauh 500 meter. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden