Suara.com - Arus balik kendaraan yang menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Palimanan Utama meningkat tajam, Rabu 20/6/2018) dinihari. Hal ini tampak dari antrean kendaraan yang mengular sepanjang dua kilometer lebih di gardu masuk tol Cipali, walaupun petugas sudah membuka sebanyak 20 gardu.
Namun selepas gardu tol, kendaraan bisa melaju dengan bebas dengan dibukanya empat lajur ke arah Jakarta. Rata-rata kendaraan melaju dengan kecepatan antara 80 sampai 100 kilometer per jam.
Sebelumnya, GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya, MS Suyitno, menjelaskan bahwa kendaraan yang melintas di Tol Cipali dan masuk dari gerbang tol Palimanan ke arah Jakarta meningkat signifikan rata-rata 3.983 kendaraan per jam sejak Selasa (19/6) malam pukul 22.00 WIB.
Secara kumulatif, jumlah kendaraan yang melintas itu lebih tinggi 12,48 persen dibanding tahun 2017. Demikian seperti dilansir dari Antara.
Jumlah kepadatan itu melonjak dibanding dua jam sebelumnya, di mana rata-rata kendaraan ke arah Jakarta masih sebanyak 3.555 kendaraan per jam.
Sejumlah pemudik mengaku, mereka sengaja memanfaatkan momentum pemberlakuan satu arah di jalan tol dari Brebes sampai Cawang setelah diumumkan secara terbuka melalui media dan Twitter.
"Tadinya kami akan menunda kembali ke Jakarta sampai Kamis, tetapi kebijakan one way ini membuat keputusan untuk balik lebih awal," kata Reza, warga Pondok Gede Jakarta yang berhenti sejenak menjelang gardu Tol Palimanan.
Sebelumnya seorang pemudik asal Serang, Moh Safari, mengaku diuntungkan dengan kebijakan satu arah sehari sebelumnya karena perjalanan dari Cirebon ke Serang, Banten, melalui jalan tol, bisa ditempuh dalam waktu tujuh jam.
"Alhamdulilah, berkat kebijakan satu arah itu, lancar sepanjang tol, kecuali memang di titik-titik rest area," katanya.
Baca Juga: 6 Fakta Penting Rusia Vs Mesir, Mohamed Salah Cetak Rekor
Berita Terkait
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
7 Link Daftar Program Mudik Gratis 2026, Segera Amankan Kursimu Sebelum Kehabisan
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya
-
POLLING: Apa Strategi Mudik 2026 Biar THR Lebaran Tidak Amblas?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan