Suara.com - Sekelompok perempuan tentara penjaga perbatasan Ukraina membuat heboh publik negerinya, karena terekam melakukan tarian erotis semi-telanjang.
Dalam video yang beredar di media sosial dan dikutip Rusia Today, Jumat (22/6/2018), sekelompok perempuan tentara itu menari menirukan adegan ranjang hanya memakai pakaian dalam, diiringi lagu milik Psy, penyanyi asal Korea Selatan.
Berdasarkan penelusuran Rusia Today, video itu dibuat oleh perempuan tentara penjaga perbatasaan saat libur kerja. Lokasi perekaman adalah di asrama mereka, desa Orshanets, Cerkasy.
Satu di antara mereka menari masih memakai tanda kepangkatan militer di bahu, yang dilekatkan ke tali kutang.
Sementara perempuan lainnya menari dengan masih memakai topi baret hijau khas tentara, dan menggunakan tongkat.
Video itu diunggah di Facebook beberapa hari lalu, dan viral setelah disebar ulang presenter televisi terkenal Ukraina, Ruslan Kotsaba.
"Para penjaga perbatasan itu seharusnya memperlihatkan tarian-tarian itu di parade gay di seluruh Ukraina,” tulis Kotsaba sebagai keterangan video.
Publik Ukraina melalui media sosial menyuarakan amarah mereka terhadap perilaku para tentara tersebut.
“Ini memalukan militer Ukraina. Selayaknya mereka dipecat,” tukas warganet Ukraina.
Baca Juga: Bert van Marwijk: Australia Pantas Menang atas Denmark!
Namun, ada pula warga yang membela para perempuan tentara tersebut. “Penjaga perbatasan juga manusia. Mereka berhak bersantai. Bagus sekali, gadis-gadis yang cantik.”
Hingga kekinian, belum diketahui perempuan tentara itu mendapat sanksi disiplin dari komandan mereka atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur