Suara.com - Jajaran kepolisian bersama TNI dan aparat pendukung lainnya tengah bersiap mengamankan jalannya Pilkada Serentak di Indonesia, Rabu (27/6/2018) besok. Salah satunya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Ada dua daerah di provinsi ini yang menjadi prioritas pengamanan selama masa 'pesta' demokrasi lima tahunan itu.
Salah satu daerah yang butuh pengamanan ekstra di Sumsel adalah Kabupaten Empatlawang. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu terjadi insiden kericuhan antar tim sukses (timses) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Empatlawang. Satu orang bahkan diketahui meninggal dunia karena terkena tembakan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, secara umum Kabupaten Empatlawang masuk Kategori Rawan Dua. Demikian juga wilayah perairan dan perbatasan di Sumsel.
"Kita sudah mengantisipasinya. Khusus Kabupaten Empatlawang, satu kecamatan di Empatlawang disiagakan satu pleton Brimob yang totalnya ada 10 pleton untuk 10 kecamatan," ujar Zulkarnain di Palembang, Senin (25/6/2018).
Untuk memperkuat pengamanan di Sumsel selama proses Pilkada, bantuan pasukan dari daerah tetangga ikut diterjunkan. Mabes Polri mengirimkan satu kompi pasukan Brimob dari Polda Bengkulu untuk merapat ke Kabupaten Empatlawang.
Untuk wilayah perairan, Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Andes Purwanti mengaku telah menerjunkan sebanyak 490 personel dari Polres Musi Banyuasin (Muba) serta 102 personel BKO dari Polda Sumsel. Para personel akan mengamankan 1.464 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Tiap personel mengamankan empat TPS ada juga satu personel lima TPS. Kita juga dibantu anggota TNI dalam pengamanan ini," kata Andes.
Dari pemetaan yang dilakukan, kata Andes, TPS yang berada di daerah perairan dan perbatasan menjadi perhatian khusus lantaran rentan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena medan atau daerah yang sulit.
"Kita berikan perhatian lebih, terutama dalam hal pengawasan. Kita mengimbau, jika ada hal-hal yang mencurigakan untuk segera melapor agar dapat ditangani dengan cepat," kata dia.
Baca Juga: Sstt, Ini Dia Tren Busana Muslim Tahun Depan
Dandim 0401/Muba, Letkol CZI Mulyadi menambahkan, pihaknya berperan membantu pengamanan yang dilakukan kepolisian selama pelaksanaan Pilkada. Selain anggota Kodim 0401, terdapat pula 30 personel BKO dari Arhanud untuk turut serta melakukan pengamanan.
"Memang ada beberapa TPS yang rawan, tapi rawannya ini karena berada di luar wilayah perairan," kata Mulyadi. (Andhiko Tungga Alam)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC