Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal berharap perhelatan Pemilihan Serentak yang dilaksanakan esok hari menjadi momentum yang baik dalam politik Indonesia. Para petinggi PKS terjun ke daerah pastikan calon kepala daerah yang mereka usung menang.
Mustafa menyebut PKS sedang dalam keadaan siap siaga untuk memenangkan pasangan calon di daerah-daerah pemilihan. Dirinya mengatakan pimpinan Majelis Syuro PKS datang ke Surabaya memberi dukungan kadernya di Pilkada Jawa Timur.
"Kemarin Ketua Majelis Syuro khusus datang ke Surabaya untuk memberi semangat kepada kader. Untuk memastikan kemenangan kepada paslon yang kami usung," kata Mustafa di Kantor DPP PKS, Jalan T.B Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).
Mustafa berharap pemilihan serentak esok hari berjalan dengan jujur dan adil. PKS juga berharap netralitas aparat keamanan dalam pemilihan serentak esok hari.
"Kita harapkan netralitas yang dijamin oleh pemerintah itu betul-berul berjalan di lapangan. TNI, Polri, dan BIN sampai aparat birokrasi terendah di bawah semuanya harus memainkan peran yang proporsional sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku," tandas Mustafa.
Berita Terkait
-
Sehari Jelang Pilkada, PKS Bertemu Perwakilan Negara Uni Eropa
-
Waspada, Ribuan Petugas KPPS Terindikasi Tak Netral Saat Pilkada
-
Bawaslu Patroli 24 Jam ke Daerah Selama Pilkada Serentak 2018
-
Kasus Pencemaran Nama Fahri Hamzah vs Sohibul Jalan Terus
-
Fahri Batal Cabut Laporan, Kasus Presiden PKS Berlanjut?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!