Suara.com - Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum, unggul dalam quick count sejumlah lembaga survei pada Pilkada Jawa Barat 2018.
Namun, di balik kemenangan versi quick count itu, ada kisah unik yang turut mewarnainya.
Salah satu pengojek online di Kota Bogor bernama Nanda, dikabarkan kerap kali turut mengampanyekan nama Ridwan Kamil pada masa kampanye pilkada.
Nanda kerap kali melakukan kampanye dengan sasaran para penumpang yang ia angkut.
Kabar itu kemudian menyebar di media sosial dan cukup ramai dibicarakan publik dunia maya. Bahkan, kabar tersebut sudah sampai ke telinga sang cagub, Ridwan Kamil.
Melalui akun Instagramnya, @ridwankamil, Kamis (28/6/2018), Ridwan Kamil berniat mencari sang rider ojek online yang mencuatkan kisah unik tersebut. Ia bahkan meminta kepada warganet untuk membantu dirinya bertemu Nanda.
"Jika ada orang Bogor ketemu Pak Nanda dari Gojek. Bilangin saya ingin bertemu gituh," tulis sang cagub itu seperti dikutip Solopos—jaringan Suara.com.
Wali Kota Bandung periode 2013-2018 itu menegaskan, ingin bertemu Nanda hanya untuk menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah ikut serta mengampanyekan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul.
"Saya mau ucapkan terima kasih. Hatur Nuhun untuk Pak Nanda-Pak Nanda lainnya, yang mendukung dalam senyap tanpa terkabar. Nuhuun," pungkas Ridwan Kamil.
Baca Juga: Persija Hadapi Persib, Teco Siap Turunkan Andritany
Berita viral media sosial ini kali pertama diterbitkan Solopos.com dengan judul “Ridwan Kamil Buru Rider Gojek Ini, Ada Apa?”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal