Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hari ini meninjau venue pertandingan Asian Games yang dijadwalkan bakal digelar Agustus 2018 mendatang. Venue pertama yang dikunjungi adalah arena BMX di Pulomas.
Saat melihat venue BMX ini, JK didampingi Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua INASGOC Erick Thohir dan Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari.
Dari pantauan Suara.com, mengenakan kemeja putih, JK menyalami para atlet sepeda BMX. JK pun diminta awak media untuk menaiki sepeda BMX dan mencoba di venue.
"Ayo pak coba pak," kata awak media.
JK pun memenuhi permintaan awak media dengan mencoba salah satu sepeda BMX dengan dijaga Pasukan Pengamanan Presiden dan Ketua INAPGOC Raja Sapta.
Tak hanya JK, Anies pun ikut menaiki sepeda dan mencoba venue BMX.
Melihat aksi Anies yang lancar menaiki sepeda BMX, JK berceletuk. "Biasa naik sepeda di Jogja dia (Anies)," ucap JK.
Selain JK dan Anies, Wakalpori Komisaris Jenderal Syafruddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga ikut menaiki sepeda dan mencoba venue BMX.
Setelah mengunjungi venue BMX, JK dan rombongan selanjutnya mengunjungi venue yang ada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Baca Juga: Fadli Zon Minta Pemerintah Ungkap Kematian Jurnalis di Kalsel
Berita Terkait
-
Pencoblosan Usai, Polda Metro Tetap Kawal Proses Pilkada Jabar
-
INASGOC Sambut Baik Rencana Dua Korea Bersatu di Asian Games 2018
-
Gaungkan Asian Games, KOI Gelar Fun Run di Jakarta dan Palembang
-
Ini 32 Negara yang Bakal Tanding di Cabor Sepakbola Asian Games
-
Demokrat Tetap Ingin Pasangkan JK - AHY di Pilpres 2018
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT