Suara.com - Warganet menyindir aksi demonstrasi yang dilakukan gerakan anti Joko Widodo yang menamai diri #2019GantiPresiden. Sebab mereka berdemo di depan gerai toko martabak milik putra sulung Presiden Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming Raka.
Demo itu diikui Bintang film era 1980-an, Neno Warisman. Demi itu berisi deklarasi relawan "2019 Ganti Presiden" di Kota Solo, Jawa Tengah. Demo tersebut diinisiasi Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Minggu (1/7/2018) akhir pekan lalu itu.
Neno dan para peserta jalan sehat sekaligus deklarasi gerakan "2019 Ganti Presiden" tersebut, memakai pernak-pernik politis, semisal pin #2019GantiPresiden.
Netizen pun berkomentar aksi itu sebagai bagian dari promosi gratis kedai martabak Gibran. Seperti kicauan @eko_kuntadhi mengusulakan gerakan #2019GantiPresiden juga berdemo di depan Posyandu tempat cucu Jokowi Jan Ethes diimunisasi.
"Dear @MardaniAliSera, kemarin sudah demo di gerai Martabak Gibran. Alhamdulillah jadi promosi gratis. Besok ditunggu demo di depan Posyandu tempat Jan Ethes diimunisasi. Kelasmu memang cuma bisa melawan anak kecil. Cemen!" sindir @eko_kuntadhi.
Politisi PKS Mardani Ali Sera itu merupakan salah satu pelopor gerakan tersebut.
Sementara netizen lain, pemilik akun Twitter @Takviri menilai aksi mereka tak perlu diviralkan. Sebab peserta aksi hanya puluhan orang.
"Biarkan kelompok mereka yg viralkan sendiri di internal mrk utk bantu promo usaha martabak anak pak @jokowi," sindirnya.
Baca Juga: Depan Markobar Anak Jokowi, Neno Warisman Demo #2019GantiPresiden
Tag
Berita Terkait
-
Depan Markobar Anak Jokowi, Neno Warisman Demo #2019GantiPresiden
-
Gerindra Gaet Demokrat dan PKB untuk Kalahkan Jokowi di Pilpres
-
Kemenangan Khofifah - Emil di Jatim Adalah Kemenangan Jokowi Juga
-
Banyak Intervensi, Golkar Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019
-
PM Mahathir Kasih Tips ke Jokowi Tangani Politikus Rusuh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana