Suara.com - Dalam Operasi Kewilayahan Mandiri yang baru digelar tiga hari, polisi turut meringkus pasangan suami-istri lantaran dianggap terlibat kasus penjambretan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.
"Ada juga yang menarik di Jakarta Barat. Ada suami istri, di belakang saya ada laki perempuan, TKP berbeda, jadi yang suami ini melakukan jambret yang istrinya juga sama," kata Kabid Humas Polda Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (6/7/2018).
AS yang merupakan anggota geng jambret Tenda Oranye turut melibatkan DN, istrinya terkait kasus penjambretan terhadap perempuan bernama Claudia Fifin S. Sentosa di depan New MG Hotel, Jalan Mangga Besar Raya, Tamansari, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Terkait penangkapan AS dan DN, Argo pun tak menampik jika para pelaku turut melibatkan anggota keluarga saat melancarkan aksi kejahatan. Bahkan, menurutnya, para penjambret yang beranggotakan keluarga itu berkumpul untuk melaksanakan aksi kejatahan secara bersama-sama.
"Tentunya ada (anggota keluarga yang dilibatkan). Ini kan dari beberapa kelompok di Jakarta. Kadang ada juga yang kumpulnya sama satu tempat," katanya.
Terkait operasi ini, polisi telah meringkus sebanyak 387 pelaku dari berbagai kasus berbeda. Namun, polisi hanya menahan sebanyak 73 tersangka.
Polisi juga terpaksa melumpuhkan 27 dari 73 tersangka dalam kasus kejahatan jalanan yang kini sudah ditahan. Bahkan, tiga anggota Tenda Oranye yang tertangkap dalam operasi ini ditembak mati karena berusaha melawan saat ditangkap petugas.
Operasi Kewilayah Mandiri Wilayah ini akan berlangsung hingga 3 Agustus 2018 mendatang. Kegiatan penegakkan hukum ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang penyelenggaran Asian Games 2018 di Jakarta.
Baca Juga: Ada CCTV Pemprov, Jambret Pembunuh Penumpang Ojol Masih Misterius
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian