Suara.com - Rumah mendiang Muhamad Ridwan Ernaldi (29) salah satu korban tewas kebakaran di Kementerian Perhubungan RI sudah dipadati pelayat. Pelayat yang datang selain dari pada tetangga korban, juga dari sejumlah jajaran pekerja di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Suasana duka pun terus menyelimuti rumah duka kediaman Ridwan di Jalan Melati 1A/30 RT 004/02, Kelurahan Jati Bening Baru, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (8/7/2018).
Hingga saat ini, keluarga korban belum dapat diwawancarai dengan alasan maaih berduka atas meninggalnya Ridwan.
"Tidak dulu, maaf sedang berduka," ucap salah satu keluarga korban.
Ridwan Efendi ditemukan sudah meninggal dunia di salah satu ruangan di lantai lima. Para korban tewas masih sempat meminta pertolongan saat petugas baru datang ke lokasi kebakaran. Namun, saat petugas damkar melakukan proses evakuasi, nyawa ketiga korban sudah tak tertolong.
Dugaan sementara, ketiga korban tewas karena terlalu banyak menghirup kepulan asap tebal saat salah satu ruangan di gedung Kemenhub terbakar.
Total korban selamat yang berhasil dievakuasi mencapai 20 orang. Setelah berhasil dievakuasi, puluhan korban selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk mendapatkan pertolongan medis. (Yakub)
Tag
Berita Terkait
-
Kemenhub Kebakaran, 2 Pekerja Ditemukan Tewas Nyaris Bugil
-
Daftar Korban Kebakaran Kemenhub, 3 Tewas dan 14 Orang Selamat
-
Biaya Korban Selamat Kebakaran Kantor Kemenhub Ditanggung Negara
-
Karyawan Kemenhub Diduga Terkunci dari Luar Gedung saat Kebakaran
-
Kepulan Asap, Damkar Sulit Evakuasi Korban Kebakaran Kemenhub
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut