Suara.com - Kapolres Sanggau, Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Rachmat Kurniawan dipecat dari jabatannya. Dia diduga melakukan pelanggaran manajemen anggaran di Polres Sanggau.
"Dugaan salah dalam melakukan manajemen dukungan anggaran selaku kuasa pengguna anggaran di Polres Sanggau," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, kamis (12/7/2018).
Sementara itu, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin menyebut penyalahgunaan manajemen anggaran yang dilakukan oleh Rachmat diduga terkait pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kalimantan Barat.
Hingga kini, Rachmat masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam Mabes Polri.
"Kapolres Sanggau (AKBP Rachmat Kurniawan), sedang diproses Paminal untuk pembuktian pelanggaran," ujar Martuani dihubungi,
Martuani menambahkan Rachmad dapat dilakukan pemecatan bila memang terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran Pilkada.
"Ya, kami lihat nanti apakah sanksinya (pemecatan) begitu. Tergantung sidang kode etiknya," tutup Martuani
Pencopotan Rachmat berdasarkan Surat Telegram Rahasia Kapolri Nomor ST1660/VII/KEP./2018. Jabatan Rachmat sebagai Kapolres Sanggau digantikan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Imam Riyadi.
Baca Juga: Ada 56 Gugatan Sengketa Pilkada 2018 Mahkamah Konstitusi
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen