Suara.com - Donald Trump telah dituduh menghina Ratu dua kali selama pertemuan secara resmi perdananya dengan Ratu Inggris. Hal ini pun lantas menjadi viral di dunia maya setempat.
Pertama-tama, dia membiarkan Ratu yang berusia 92 tahun menunggu dalam acara perjamuan minum teh di Windsor Castle. Dari foto-foto beredar, terlihat Sang Ratu berdiri dan memeriksa jam tangannya, sampai orang nomor satu di AS itu akhirnya tiba.
Sang Ratu sempat bertanya-tanya di mana tamunya itu. Reporter Mark Di Stefano mengklaim, Sang Ratu dibiarkan menunggu selama sepuluh menit di tengah panas terik kota London.
"Jadi, Trump tiba di titik pertemuan pada waktu yang ditentukan," tulis seorang warganet.
Warganet lain menyambut, "Silahkan. Ketika seseorang bertemu dengan Ratu Inggris, justru datang tepat waktu dan ini datang tepat terlambat. Benar-benar kasar."
Tidak sampai di situ, setelah Trump muncul, beberapa foto menunjukkan bagaimana dia justru berjalan di depan Ratu saat mereka melewati jajaran penjaga.
Tingkah Trump ini menimbulkan kemarahan masyarakat Inggris. Meskipun mereka yang terjun di dunia politik, ikut berbicara setelah melihat aksi Trump yang dinilai telah menghina Sang Ratu.
Sebuah stasiun televisi setempat, ITV, menyiarkan gambar, yang dibagikan di Twitter.
"Sangat sedikit orang yang tidak menyadari Ratu yang Sebenarnya," tulis Janine Gibson.
Baca Juga: Uang Lembur Tak Dibayar, Donald Trump Digugat Sopirnya Sendiri
Tidak sedikit warganet lain pun yang setuju dengan pernyataannya. Mereka menilai tingkah laku Presiden AS itu tidak pada tempatnya atau lebih buruknya lagi telah menghina dengan sengaja.
Sementara itu, Simon Ricketts memiliki pandangan berbeda, menurutnya Ratu mendorong Trump maju seperti dia melatih salah satu anjingnya saat Trump berjuang untuk menguasai jalanan.
Di foto-foto lain pun beredar, Donald dan Melania Trump menyeringai di kedua sisi Ratu Elizabeth, yang justru memiliki tatapan suram di wajahnya. Tak satu pun dari mereka terlihat sangat nyaman, meski banyak hal yang dibicarakan selama minum teh mereka di dalam Istana Windsor.
Namun, seorang juru bicara untuk Istana Buckingham mengatakan bahwa Presiden AS tiba di pertemuan tepat waktu.
"Ratu dan presiden memeriksa Penjaga Kehormatan sesuai dengan yang direncanakan," ujarnya. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai