Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat pertanyaan dari siswa-siswi saat meninjau pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2018/2019 di SDN Kampung Melayu 01, Jalan Kebon Pala I Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/7/2018).
Hal tersebut disampaikan Anies usai memberikan sambutan kepada siswa-siswi di sekolah tersebut.
"Saya ingin tanya sama anak-anak disini, siapa yang punya pertanyaan," tanya Anies kepada siswa-siswi di lokasi.
Beberapa siswa pun mengacungkan tangan dan melontarkan pertanyaan ataupun memberikan pantun kepada Anies.
Salah satu siswi SD kelas 1 melontarkan pertanyaan kepada Anies dengan malu-malu.
"Pak gubernur anaknya berapa?" tanya salah satu siswi yang mengenakan jilbab tersebut.
Mendengarkan pertanyaan tersebut, Anies pun mengatakan dirinya memiliki empat orang anak. Salah satunya masih duduk di bangku kelas 4 SD.
"Tadi saya ditanya pak gubernur anaknya berapa? Anak saya ada empat, yang bungsu kelas 4 SD, baru masuk sekolah hari pertamanya hari kemarin Kamis, saya antar kemarin (Kamis). Hari ini mulai belajar," kata dia.
Selain itu, salah satu siswa kelas 4 SD bernama Tedi juga mengacungkan tangan, namun bukan untuk bertanya melainkan menyampaikan pantun.
"Habis sariawan minum es teh manis, Assalamualaikum pak Anies," kata Tedi yang disambut tepuk tangan.
Anies yang mendengar pantun tersebut tampak tersenyum.
"Tedi ini bikin pantun sendiri ya. Ayahnya seorang TNI di Bogor," kata Anies.
Usai berinteraksi dengan Anies, anak-anak SD tersebut tampak duduk di barisan lantaran dibagikan makanan yakni susu dan bubur kacang hijau.
Anies pun tampak memperhatikan anak-anak yang tengah menyantap makanan.
"Hari ini kita menyaksikan sebagian orang tua mengantarkan anak-anak ke sekolah. Dan khusus di SDN Kampung Melayu 01 Pagi ini kebetulan bersamaan dengan adanya program makanan tambahan anak sekolah," kata Anies usai meninjau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku