Suara.com - Hampir dua pekan, kasus penembakan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga bernama Saripah (34) hingga kini belum terungkap.
Polisi sejauh ini belum menemukan titik terang untuk bisa mengungkap dan menangkap pelaku begal sadis yang menembak mati Saripah di depan suami dan anaknya.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan mengklaim, polisi terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku begal tersebut.
"Pokoknya sampai sekarang masih dalam proses lidik," kata Harry saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (17/6/2018).
Harry enggan menjelaskan upaya-upaya yang sudah dilakukan jajarannya dalam penyelidikan kasus percobaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Saripah.
Saat disinggung apakah polisi menelusuri keberadaan pelaku melalui sidik jari di senjata api yang digunakan pelaku saat menembak mati perempuan tersebut. Harry belum bisa menjawab.
Diketahui, pistol rakitan tersebut tertinggal di lokasi usai pelaku menghabisi nyawa Saripah.
Dia hanya menyampaikan, polisi sedang berupaya mengejar para pelaku yang kini masih buron.
"Pokoknya sekarang (pelakunya sedang) kita lagi kejar," ucapnya.
Peristiwa percobaan perampokan itu terjadi ketika Saripah sedang menunggangi sepeda motor di Jalan Rasuna, Pekojan, Pinang Kota, Tangerang, Banten, Rabu (4/7/2018) malam.
Ketika itu, korban sedang menunggu suaminya yang sedang membeli pulsa di sebuah toko. Tiba-tiba, korban didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Diduga, kedua pelaku sengaja menembak dan menusuk Saripah karena korban berusaha melawan saat hendak dirampok. Kedua pelaku itu pun langsung melarikan diri usai menyerang korban dengan pistol dan senjata tajam.
Korban yang mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri dan luka tikam di bagian perut akhirnya meninggal dunia saat dilakukan tindakan medis di rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura