Suara.com - Kepolisian Resor Metro Bekasi meringkus sembilan perampok bersenjata di Kampung Jagawana, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dari sembilan perampok tersebut, polisi menembak tiga pelaku yang berusaha melawan saat dilakukan penyergapan. Satu di antaranya tewas di tempat.
"Tersangka yang mati berinisial AN (23), sementara yang ditembak pada bagian kaki yaitu ES (21) dan MF (29)," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kumara, Rabu (18/7/2018) kepada Suara.com.
Candra mengatakan, enam tersangka lain tidak ditembak lantaran pasrah saat petugas menggelandangnya. Mereka berinisial AM (30), N (40), SN (28), A (48), JY (32) dan S (29).
"Yang tiga, kalau kami tidak lakukan tindakan tegas terukur (ditembak) sangat membahayakan nyawa petugas," ujarnya.
Ia menjelaskan, penembakan terhadap tersangka AN bermula ketika petugas meminta agar AN menunjukkan tempat penyimpanan senjata api yang kerap digunakan saat beraksi melakukan pencurian.
Namun, AN malah merebut senjata milik petugas dan berlari. Bahkan, AN sempat membidikkan senjata api ke arah petugas.
"Upayanya melukai petugas tak berhasil karena Bripka Tomy Febyantoro lebih dulu menembak AN dan mengenai dada kirinya," jelas dia.
Jenazah AN kemudian di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sementara delapan tersangka lain diamankan di Mapolres Metro Bekasi.
Baca Juga: SBY - Megawati Tak Kunjung Damai, Demokrat Sulit Dukung Jokowi
"Kami masih mendalami apakah para tersangka mempunyai jaringan lain atau tidak," tandasnya.
Hasil penyidikan, para tersangka kerap beraksi di area parkir, rumah dan jalanan. Mereka beraksi ketika sudah larut malam.
"Mereka ini sudah melakukan 34 kali tindakan kejahatan jalan di wilayah hukum kami,” tuturnya.
Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita 2 kunci T dan 14 anak kunci T2, kunci pas, satu obeng, satu gembok, satu senjata airsoftgun, empat plat nomor, satu ponsel, tujuh unit motor, senjata rakitan jenis revolver dan empat butir peluru ukuran 9mm.
Akibat perbuatannya,mereka disangkakan Pasal 363 KUHP dan atau Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun. [Yakub]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM