Suara.com - Usai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap Wahid Husen, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin dan beberapa pegawai lapas serta tahanan, suasana lapas di Bandung, Jawa Barat itu masih tetap terlihat normal. Ya, aktivitas pengunjung membesuk warga binaan masih berlangsung seperti biasanya.
Pantauan Suara.com, siang ini tampak kendaraan roda empat cukup penuh terparkir di sekitar halaman Lapas Sukamiskin yang terletak di Jalan AH Nasution. Terlihat, beberapa mobil masih terus hilir mudik masuk halaman lapas.
Selain itu, tampak beberapa pengunjung yang akan membesuk warga binaan antre di depan pintu masuk utama lapas. Mereka terlihat menenteng berbagai macam bawaan, seperti tas pinggang berukuran besar yang terisi penuh dan juga makanan. Ya, aktivitas di lapas sejauh ini masih berjalan normal.
Tepat di taman depan pintu masuk lapas, awak media terlihat berkerumun. Mereka menunggu update lanjutan terkait OTT Wahid Husen.
Namun, Kepala Bidang Administrasi Keamanan Ketertiban Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Slamet Widodo, enggan memberikan keterangan mendalam terkait OTT Wahid.
"Saya belum berani memberikan komentar, kemungkinan dari pihak Kanwil (Kemenkumham Jawa Barat) akan datang kesini, tapi waktunya belum pasti jam berapa," jelasnya. (Aminuddin).
Berita Terkait
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia