Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku telah membaca pemberitaan media asing yang menyoroti pemasangan waring di Kali Item. Penggunaan tiang bambu untuk bendera Peserta Asian Games juga ramai dibicarakan di media asing.
Sandiaga menuturkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membuktikan bahwa perhelatan Asian Games di Indonesia akan menjadi Asian Games terbaik di dunia.
"Media asing boleh menyoroti kita. Tapi kita akan tunjukan kepada media asing bahwa ini adalah Asian Games terbaik di dunia," ujar Sandiaga di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (23/7/2018).
Ia pun membandingkan Piala Dunia yang digelar di Rusia, yang juga menjadi sorotan dunia. Namun belakang Piala Dunia di Rusia menjadi piala dunia terbaik di dunia.
"Sama seperti waktu di Rusia kemarin semua banyak yang menyoroti dan sebagainya ternyata sekarang World Cup di Rusia itu menjadi World Cup terbaik dan terorganisir dengan rapi," kata dia.
Sandiaga pun meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan pernyataan-pernyataan yang dapat memecah belah persatuan Indonesia termasuk kritikan warganet perihal pemasangan bambu.
Karena itu dengan adanya sorotan kritikan perihal Asian Games, menjadi ajang untuk menunjukkan Jakarta bisa menjadi tuan rumah Asian Games.
"Jangan sampai kita saling menjatuhkan. Ini justru kesempatan kita untuk bersatu, bangsa dan tunjukan kepada asing bahwa kita mampu dan kita jangan mempertanyakan kemampuan kita. Kita ini bangsa besar. Kita jangankan Asian Games, event IMF dan World Bank yang akan bulan Oktober juga dilakukan di Indonesia. Jadi kita siap. Kita yakin apa yang kita lakukan sudah maksimal," ucap dia.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menegaskan perihal pemasangan waring sudah dibahas dengan pihak Inasgoc. Pemprov juga telah berupaya untuk mengurangi bau yang ada di Kali Item.
Baca Juga: KRI Dewaruci, Pembawa Obor Asian Games 2018 Tiba di Makassar
"Mengenai jaring itu sudah dibahas dan kita mengambil double triple protection. Saya sampaikan tadi kepada inasgoc bahwa kita tidak mau mengambil resiko sama sekali. Kemarin ini sudah hilang aromanya. Tapi untuk memastikan tidak ada potensi dan resikonya kita ambil langkah-langkah untuk mengurangi resiko tersebut," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander