Suara.com - LC (13), gadis yang duduk di bangku kelas 2 SMP diduga menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandungnya sendiri di wilayah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut salah satu keluarga korban, DL (25), peristiwa memilukan tersebut baru diketahui saat LC bercerita kepada sang bibi perihal pertengkaran ayahnya, yakni SM (40) dengan ibunya SA (36) beberapa waktu lalu.
"Waktu itu ayah dan ibunya bertengkar, kemudian LC cerita ke bibinya kalau ayahnya itu galak. Terus dia bilang, masa depannya juga sudah dihancurkan ayahnya sendiri," katanya, Jumat (27/7/2018).
LC mengaku perlakuan tidak senonoh ayahnya tersebut, sudah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku kelas 5 SD. Berdasarkan pengakuan itu, keluarga berencana melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Pas mau dibawa ternyata sudah kabur duluan. Kami juga sudah sempat visum ke dokter, katanya sih memang LC sudah tidak lagi perawan. Sekarang masih menunggu proses kepolisian," ungkapnya.
Kapolsek Jonggol Komisaris Agus Supriyanto membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, kasus ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.
"Iya benar, ada laporan itu. Dari keterangan sementara korban dan keluarganya terduga pelaku ayah kandungnya. Karena ini kasus anak, kita sudah limpahkan ke Unit PPA Polres Bogor," singkat Agus. [Rambiga]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat