Suara.com - Lelaki bernama Ceppy Gunawan dibekuk Distresnarkoba Polda Metro Jaya di salah satu restoran Jalan Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (26/7/2018) malam
Kabarnya, Ceppy Gunawan merupakan seorang calon anggota legislatif (Caleg) Partai Hanura Daerah Pilihan (Dapil) Kota Depok-Bekasi tingkat Provinsi Jawa Barat. Namun, kabar tersebut langsung dibantah pihak DPC Hanura Kota Depok.
"Saya sudah dapat informasi itu, tapi nama bersangkutan bukan caleg dari Partai Hanura dan bukan kader," kata Ketua DPC Hanura Kota Depok Miftah Sunandar, kepada Suara.com, Minggu(29/7/2018).
Selain itu, lanjut Miftah, tak ada nama Ceppy Gunawan tedaftar sebagai cal;eg Dapil Depok - Bekasi di DPD Hanura Jawa Barat. Kepastian ini setelah Miftah berkoordinas dengan Ketua DPD Hanura Jawa Barat, Aceng Fikri.
"Tidak ada caleg atas nama Ceppy. Caleg Hanura untuk tingkat provinsi Dapil Depok-Bekasi hanya saya saja," tegas Miftah berdasarkan informasi dari Aceng Fikri.
"Bahkan dia bukan seorang kader Hanura," ucapnya.
Kendati demikian, Miftah tak mebantah dirinya kenal dengan Ceppy Gunawan sebagai teman. "Saya telepon handpohnenya nggakgak aktif," sambung Miftah.
Berdasarkan liris dari Polda Metro Jaya penangkapan Ceppy Gunawan di Dmall Restoran Solaria Jalan Margonda, Kota Depok, Jawa Barat dilakukan pada Kamis (26/7/2018) malam oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Lelaki bernama Cheppy Gunawan yang diamankan beralamat di kawasan Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. Barang bukti yang diamankan satu bong alat hisab sabu, satu buah korek api, dan satu handpone (HP) merek Samsung warna hitam.
Baca Juga: Partai Hanura: Megawati Tak Pernah Larang Demokrat Masuk Koalisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, penangkapan Ceppy Gunawan yang terjerat kasus penyalagunaan narkotika berawal dari laporan masyarakat setempat karena mencurigai transaksi narkotika di Jalan Margonda Depok.
Kemudian tim melakukan penyelidikan dan surveilance ke lokasi. Beberapa jam kemudian, saat tim meluncur menuju lokasi Dmall, seorang lelaki dengan ciri-ciri hampir sama dengan informasi yang didapat muncul. Petugas kemudian membuntuti tersebut menuju Restoran Solaria.
"Di saat itu Team langsung menunjukan identitas dan melakukan penggeledahan dan di ditemukan satu set alat hisap bekas pakai sabu," bebernya. (Supriyadi)
Berita Terkait
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat