Suara.com - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jakarta Gembong Warsono ikut mengomentari lawatan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ke Moscow, Rusia. Lawatan Sandiaga ke Moskow tersebut, dalam rangka kerja sama terkait Sister City Jakarta-Moskow pada 2-3 Agustus 2018.
Gembong menilai seharusnya lawatan Sandiaga ke Moskow saat ini bukan momentum yang tepat, meski tindak lanjut terkait kerja sama Sister City. Mengingat waktu sudah mendekati perhelatan Asian Games, seharusnya digunakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta persiapan Asian Games.
"Pas (Sandiaga) kemaren ke Amerika kan saya katakan jalan-jalan kan gitu. Sekarang saya bicara momentum saja, momentum hari ini tidak tepat karena kita sedang punya hajat besar Asian Games. Tentu seluruh potensi di Jakarta harus siap siaga bagaimana berbenah diri untuk menerima tamu-tamu negara itu. jadi momentum sangat tidak tepat kunjungan pak Sandi," ujar Gembong saat dihubungi, Rabu (1/8/2018).
Gembong pun mendapat ajakan Sandiaga untuk mengikuti lawatan ke Moskow, namun ditolaknya. Sebab kata Gembong bukanlah momentum yang tepat, karena Jakarta memiliki hajatan besar yakni Asian Games.
"Katanya dia mau ke Moskow mengajak saya gitu loh dan mengirim surat ke ketua DPRD dan kemudian dijawab suruh komunikasi langsung ke saya," ucap Gembong.
"Saya katakan saya nggak ikut, bukan apa-apa momentum tidak tepat kok kesannya nggak baik di tengah masyarakat, persoalan ini banyak, berbenah untuk menerima tamu negara. harus bersolek diri dan bebenah Jakarta untuk menghadapi musim hujan, semua harus diantisipasi bukan justru jalan-jalan ke luar negeri," sambungnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga ke Rusia Lanjutkan Kerjasama Sister City Rintisan Djarot
-
Muncul Lukisan WPAP Anies Baswedan, Sandiaga: Ini Gemuk Banget
-
Jakarta Akan Desain Ulang Halte TransJakarta Ramah Disabilitas
-
Sandiaga Mundur dari Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra
-
Ikuti Aturan, Anies Kembali Cat Hitam Separator Warna Warni
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini