Suara.com - Sebanyak 4 pelajar SMA di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dibawa aparat kepolisian untuk dimintakan keterangan karena diduga melecehkan teks Sumpah Pemuda menjelang peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI.
Mereka dinilai melecehkan teks Sumpah Pemuda karena mengucapkannya sembari mengcungkan simbol jari tak senonoh. Aksi mereka direkam memakai video ponsel dan viral di media sosial.
Keempat pelajar tersebut masing-masing berinisial NR (16), MF (17), FK (17), dan MA (18). Mereka diamankan di Polsek Tinggimoncong.
“Video aksi mereka viral di media sosial. Atas dasar protes warganet, kami bergerak, berkoordinasi dengan Kapolsek Tinggimoncong Iptu Rusdi Tata untuk melakukan pengamanan serta meminta keterangan dari pelaku,» kata Kasubbag Humas Polres Gowa Ajun Komisaris Mangatas Tambunan melalui pernyataan tertulis yang didapat Suara.com, Kamis (2/8/2018).
Ia menuturkan, keempatnya telah dibawa ke markas polsek dan dimintakan keterangan. Selanjutnya, keempat siswa tersebut dibawa ke markas Polres Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Mangatas menuturkan, setiap aksi yang cenderung menyebar kebencian maupun membuat keresahan di tengah masyarakat akan ditindaklanjuti meski pelaku masih berstatus pelajar.
"Apalagi aksi mereka ini dikhawatirkan memecah belah persatuan bangsa, sehingga menjadi fokus kami untuk diselesaikan," terangnya.
Dalam video yang viral tersebut, keempat pelajar tersebut mengucapkan tiga butir Sumpah Pemuda namun sembari mengacungkan simbol jari tak senonoh.
Pertama, mereka mengacungkan jari tengah menghadap kamera. Kedua, mereka juga mengacungkan jari yang merupakan simbolisasi berhubungan badan.
Baca Juga: Tempat Salat Yati Dilempari Botol Minuman Hingga Kotoran Manusia
Berita Terkait
-
Tiga Bendungan Baru Sulsel Tingkatkan Tampungan Air 261,23 Juta
-
Mau Tusuk Polisi, Bandit Spesialis Begal Ditembak Mati
-
Ditabrak, Polisi Lalu Lintas Ini Bergelantungan di Atap Mobil
-
Celananya Dikencingi, Ayah Kandung Aniaya Balita sampai Tewas
-
Intip Ibu-Ibu Buang Air di Toilet Masjid, Mahasiswa Babak Belur
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK