Suara.com - Hasan Basri, seorang ayah di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalasang, Gowa, Sulawesi Selatan, diduga tega menganiaya anaknya sendiri yang masih balita. Selang sehari, sang anak tewas.
Lelaki berusia 29 tahun itu menganiaya putranya yang masih berumur 4 tahun bernama Abdul Mufid, hanya gara-gara celananya terkena kencing si buah hati.
Kapolres Gowa Ajun Komisaris Besar Shinto Silitonga dalam keterangan tertulis, Senin (7/5/2018), mengatakan sehari sebelum korban tewas, sudah dianiaya pelaku.
“Sehari sebelum korban tewas, Jumat (4/5) malam, pelaku mencubiti seluruh tubuh AM. Pelaku juga menggigit pipi korban. Pelaku beralasan gemas, karena celananya dikencingi korban,” terangnya.
Sehari sesudahnya, Sabtu (5/5), Basri mengajak Mufid berjalan-jalan ke Pantai Losari sejak pagi hingga sore. Sesampainya di rumah, Mufid sudah menderita demam tinggi, matanya memutih, dan wajahnya penuh lebam.
Kepada istri dan keluarga, Basri mengaku Mufid terjatuh dari sepeda motor karena dirinya mengerem mendadak saat pulang.
Setelahnya, Mufid sempat dilarikan ke Puskesmas Pattalasang dan Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf, tapi nyawanya tak lagi tertolong.
“Ayah korban masih bertahan mengatakan anaknya itu lebam dan sakit karena terjatuh dari motor. Tapi kami tak percaya. Ayahnya kami bawa ke markas, untuk dimintakan keterangan,” tuturnya.
Sementara mayat Mufid masih di RS Bhayangkara Makassar untuk diautopsi.
Baca Juga: Ke Mana Buku Nikah Abdee Slank dan Istri?
Berita Terkait
-
Dua Bocah SMP Nekat Mau Nikah Hari Ini, Akhirnya Batal
-
Tak Diizinkan Melayat, Jenazah Balita 'Jenguk' Ayah di Penjara
-
Tuai Kecaman, Satpol PP Tarik Sapi Pakai Truk hingga Pingsan
-
Video Viral Perempuan Pengantin Pingsan Usai Dipeluk Sang Mantan
-
Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai di Sulawesi Selatan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel