Suara.com - Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap sebanyak 260 orang yang diduga terlibat dalam kasus terorisme. Penangkapan terhadap ratusan teroris itu dilakukan pasca-serangan bom di Surabaya pada Mei 2018 lalu.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penangkapan ratusan terduga teroris itu salah satunya untuk mengantisipasi ancaman teror selama pelaksaaan Asian Games 2018 yang bakal digelar mulai 18 Agustus 2018 mendatang.
"Masalah terorisme kita sudah tangani tangkap sudah lebih dari 260-an, tapi tidak perlu terlalu ekspos," kata Tito saat ditemui wartawan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (5/8/2018).
Menurutnya, 170 dari 260 orang yang ditangkap kini sudah berstatus tersangka. Namun, Tito tak merinci nama-nama dan jaringan tersangka dalam kasus teroris itu. Dia hanya memastikan jika 170 teroris yang ditetapkan sebagai tersangka sudah menjalani penahanan di sejumlah Polda dan Polres.
"170-an yang tersangka," katanya.
Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, upaya polisi menangkap para terduga teroris di sejumlah daerah di Indonesia berbekal Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018. Sebab, aturan tersebut memberikan kewenangan bagi Polri menangkap orang yang diduga terlibat jaringan terorisme dengan bukti yang cukup, tanpa pelaku harus melakukan tindak pidana terlebih dahulu.
"Di undang-undang baru ini, kami sudah boleh menangkap mereka, memeriksa mereka kalau kami temukan bukti bukti yang kuat. Kami bisa proses lanjut, kalau tidak kami bisa bebaskan. Tetapi selama dua puluh hari dulu, dua puluh hari pertama, artinya penambahan tujuh hari (lakukan penahanan)," kata Setyo, Rabu (1/8/2018).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah