Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menangapi kritikan pengacara kondang Hotman Paris terkait kebijakan perluasan ganjil genap yang dianggap tak logis.
Sandiaga menilai kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan mendorong masyarakat agar terbiasa menggunakan transportasi umum. Sebab saat ini Pemprov DKI tengah mempersiapkan Light Rail Transit (LRT) yang ditargetkan beroperasi pada 10 Agustus mendatang.
"Ya ini salah satunya kualitas udara, saya ingin kualitas udara lebih baik. Kedua untuk membiasakan masyarakat, khususnya pak Hotman ya, sebentar lagi ada LRT," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (6/8/2018).
Sandiaga juga berharap Hotman bisa mempromosikan LRT yang letaknya tak jauh dari Kopi Johny, salah satu kedai kesukaan Hotman di Kelapa Gading.
"Dia (Hotman) bisa juga mulai mempromosikan LRT yang insyaAllah Agustus ini ada, kebetulan Kopi Johny dekat banget tuh," ujarnya.
Kendati begitu, Sandiaga menerima kritikan Hotman. Kata dia, sebenarnya bukan hanya Hotman yang keberatan terkait perluasan ganjil genap.
"Yapi setelah saya jelaskan, satu, kita menerapkan ERP (Electronic Road Pricing) next year, dan MRT (Mass Rapid Transit) akan beroperasi next year, dan LRT sudah mulai operasional mulai beberapa hari kedepan. Kita sama-sama patuhi ganjil genap ini untuk Asian Games," katanya menuturkan.
Sebelumnya, Hotman mengkritik kebijakan perluasan ganjil genap melalui video yang diunggah ke akun Instagram-nya.
Hotman menilai kebijakan perluasan ganjil genap kurang logis terlebih diterapkan pada akhir pekan.
Baca Juga: Gempa Lombok, BNPB : Lombok Utara Wilayah Terparah
Kata Hotman, perluasan ganjil genap sangat mengganggu umat nasrani yang hendak beribadah di gereja.
"Apalagi hari Minggu banyak orang beribadah, kan tidak semua orang kaya punya dua mobil, lagi pula hari Minggu itu kan jalanan sepi kenapa harus dilarang? Dan Masyarakat berhak memakai mobilnya kan sudah membayar pajak penuh. Pajak nya begitu tinggi dan Pemda DKI juga dapat," kata Hotman.
Berita Terkait
-
Kontroversi Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah: Disemprot Istana hingga Dianggap Tak Paham Hukum
-
Usai PWI, Kini MIO Indonesia Juga Polisikan Hotman Paris
-
PWI Laporkan Hotman Paris, Polisi Mulai Dalami Dugaan Penghinaan Wartawan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah