Suara.com - Entah apa yang ada di dalam benak Caswan (42) warga Desa Lekis Kecamatan Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.
Lelaki yang berprofesi sebagai petani ini melakukan aksi pencabulan terhadap seorang bocah SD berinisial SW (13) yang juga tetangganya sendiri.
Tak tanggung-tanggung, pelaku melakukan aksi bejatnya sebanyak dua kali terhadap gadis di bawah umur tersebut.
Kasat Reskrim Polres OKU Ajun Komisaris Alex Andriyan mengatakan, pelaku melakukan perbuatan bejatnya tersebut saat kedua orang tua korban berangkat ke kebun.
Setelah orang tua korban pergi, pelaku merasa situasi aman. Sejurus kemudian, pelaku datang ke rumah korban dan langsung mencium korban.
Tidak hanya itu, korban langsung membuka pakaian korban dan menyetubuhi korban dengan mengancam akan membunuh kedua orang tuanya, kalau SW memberitahukan perbuatannya tersebut.
"Dari keterangan tersangka, sudah melakukan perbuatan tersebut sebanyak dua kali sejak Februari lalu," katanya, Selasa (7/8/2018).
Perbuatan tersebut akhirnya diketahui oleh kedua orang tuanya dan melaporkan tersangka ke Polres OKU, Sumsel.
Mendapatkan laporan tersebut, Polres OKU langsung bergerak dan menangkap pelaku di rumahnya.
Baca Juga: Ikut Tangkal Radikalisme, Uang Honor Penyuluh Agama Akan Naik
Dari penangkapan tersangka, pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa celana jins warna hitam dan baju milik pelaku.
"Pelaku saat ini sudah ada di Polres untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku terjerat pasal perlindungan anak," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka