Suara.com - Reskrim Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara, sukses meringkus pelaku penganiayaan dan percobaan pemerkosaan terhadap siswi kelas 1 SMP berinisial MKT (13).
Kapolsek Kutalimbaru Ajun Komisaris Martualesi Sitepu mengatakan, pelaku aksi keji itu bernama Rudi Guru Sinaga, lelaki beristri yang bekerja sebagai penarik becak motor (bentor).
”Pelaku kami tangkap Kamis (2/8) sore sekitar pukul 15.45 WIB di Jalan MT Haryono, Medan. Persisnya di depan Olimpia Plaza,” kata Martualesi, seperti diberitakan Antara, Sabtu (4/8/2018).
Ia mengatakan, pelaku tidak melawan dan mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap siswi SMP itu.
Kepada polisi, Rudi mengakui menggorok leher MKT memakai benda tajam karena gagal memerkosanya. Ia menuturkan, marah saat MKT tak mau dipaksa melakukan hubungan badan melalui mulut.
Peristiwa itu terjadi di kawasan kebun sawit Dusun Namo Rindang, Desa Suka Dame, Selasa (31/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Awalnya, Selasa sore, MKT berpamitan dengan orang tua pergi ke warung internet. MKT ternyata menumpangi becak Rudi untuk pergi ke warnet.
Namun, Rudi justru tak mengantar MKT ke warnet. Dalam perjalanan, Rudi membelokkan arah bentornya ke ladang sawit. Di ladang itulah Rudi melakukan aksinya.
Karena gagal memerkosa, Rudi menggorok leher MKT hingga meregang nyawa. Beruntung, saat sekarat, terdapat warga bernama Tia yang melintas dan menyelamatkan korban.
Baca Juga: Ibunda Osama bin Laden: Putraku Jadi Teroris karena Salah Bergaul
Oleh Tia, KS langsung dibawa ke Puskesmas Pancur Batu untuk dirawat hingga selamat. Karena fasilitas kesehatan di sana tak cukup, KS dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, Kota Medan.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita bentor bernomor polisi BK 6233 AAL dan sebilah pisau yang digunakan korban untuk melukai MKT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito