Suara.com - Tak Hanya Pria Dewasa, Anak-anak Turut Jadi Pelanggan Prostitusi Kalibata City
Bisnis protitusi terselubung di apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan yang dilakoni perempuan berinisial RMV dan dua rekannya tak hanya diburu lelaki dewasa.
Sejumlah anak-anak ternyata turut menjadi pelanggan dari praktik prostitusi di apartemen tersebut.
Wadirkrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ade Ary menjelaskan, ada 17 pelanggan yang ikut terjaring saat polisi menggerebek sejumlah unit kamar di Kalibata City.
“Ada dua anak laki-laki yang turut ditangkap karena dianggap sebagai pelanggan," kata Ade di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).
Ade menuturkan, kegiatan prostitusi di Kalibata City bukan fenemona baru. Dia mengakui polisi sudah lebih dulu mengungkap kasus prostitusi ini pada Januari 2018.
Setidaknya, kata dia, sudah ada tiga kasus prostitusi di Kalibata City yang sudah berhasil diungkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Prihatin mendalam karena 7 bulan terakhir kami sendiri Ditreskrimum sudah ungkap tiga kasus. Dua kali sudah kami rilis, diungkap Subdit Ranmor dan Resmob. Kali ini timsus langsung dibuat oleh Dirkrimum dipimpin Kasubdit Renakta. Kami berharap tidak lagi terjadi," katanya.
Pengungkapan kasus prostitusi anak-anak di bawah umur itu dilakukan setelah polisi menggerebek kamar di Apartemen Kalibata City, Tower Flamboyan, Lantai 21 AH pada Kamis (2/8/2018).
Baca Juga: Cawapres Berinisial M, Jokowi Hari Ini Semobil dengan Moeldoko
Polisi menangkap tiga tersangka berinisial SBR alias Obay, TM alias Oncom, dan RMV yang berperan sebagai mucikari dalam bisnis prostitusi tersebut.
Selain menangkap para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga buah telepon genggam, bukti transfer uang dan sejumlah kondom bekas yang sudah terpakai.
Dalam kasus ini, para mucikari yang ditangkap dijerat Pasal 296 KUHP tentang Tindak Pidana Prostitusi dan Pasal 506 KUHP tentang Penyedia Perbuatan Cabul dengan hukuman satu tahun penjara.
Berita Terkait
-
Rengekan Muncikari Apartemen Kalibata Saat Bertemu Wartawan
-
Prostitusi Anak di Kalibata City, Sandiaga: Hati-hati Menyewakan
-
Prostitusi Anak Apartemen Kalibata City, Karyawan Diduga Terlibat
-
Pakai Beetalk, Derita PSK Anak di Apartemen Kalibata City
-
Gerebek Apartemen Kalibata, Polisi Dapati Gadis Belia dan Kondom
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru