Suara.com - Komisi Pemilihan Umum mematikan kedua pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, Jokowi – Maruf Amin serta Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, lulus tes kesehatan.
Hal tersebut dipastikan setelah KPU menerima laporan hasil kesehatan keempatnya dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).
"Hasil pemeriksaan kesehatan atas nama Joko Widodo. Pada bakal capres tuan Jokowi tidak ditemukan ketidakmampuan dalam bidang Rohani dan jasamani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai presiden," kata Ketua KPU Arief Budiman di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).
Hasil pemeriksaan kedua, tak ditemukan Jokowi dalam penyalahgunaan subtropika dan zat anditif lainnya.
"Dengan ini tuan Jokowi memenuhi syarat," ujar Arief.
Selanjutnya, bakal calon wakil presiden Maruf Amin dalam hasil tes kesehatan dinyatakan lolos sebagai persyaratan maju sebagai cawapres.
"Saat ini tidak ditemukan ketidakmapuan di bidang rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas sebagai wapres, dan tidak ditemukan penggunaan subtropika dan zat anditif," ujar Arief.
Sementara itu, bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno, lolos dalam tes kesehatan dan memenuhi syarat maju di pemilu 2019.
Alasan kelulusan Prabowo dan Sandiaga sama seperti Jokowi dan Maruf Amin, yakni tak ditemukan gangguan jasmani maupun rohani. Prabowo dan Sandiaga juga dinyatakan tidak mengonsumsi zat-zat terlarang.
Baca Juga: Kisah Inspirasi Agatha Suci Besarkan 2 Anak Berkebutuhan Khusus
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan