Suara.com - Komplotan pengedar uang palsu di Pandeglang dibekuk Satreskrim Polres Pandeglang. Mereka berjumlah tiga orang, yakni dua orang ibu rumah tangga dan seorang pria.
Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengungkapkan, ketiga anggota komplotan pengedar uang palsu ini diamankan di Kampung Ciseukeut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Para pelaku semuanya berasal dari Kampung Lame, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Ketiganya dicokok ketika hendak membelanjakan uang palsu.
“Mereka RM, EJ dan UT nekat membelanjakan dan mengedarkan uang palsu,” kata AKBP Indra Lutrianto Amstono, Selasa, 21 Agustus 2018.
Dari tangan para pelaku, petugas menyita 15 lembar uang diduga palsu pecahan Rp 100.000, uang Rp 966.000 dan sejumlah barang, seperti rokok, minuman kaleng dan botol, dan tas yang diduga hasil pembelian dari uang palsu tersebut.
“Ketiga pelaku dan barang buktinya sudah kita amankan. Kita juga akan terus kembangkan takut masih ada jaringan pengedar uang palsu lainnya,” ujarnya.
Akibat perbuatannya para pelaku yang semuanya sudah paruh baya itu dijerat pasal 6 ayat 2,3 jo pasal 36 ayat 2,3 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 Tentang mata uang dengan ancaman hukuman 10 tahun pidana.
(Bantenhits.com/Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden