Suara.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mendadak menjadi bahan perbincangan publik, setelah fotonya tengah menunggu kereta api di Stasiun Kediri, Jawa Timur.
Pasalnya, sebagai pemimpin ormas Islam terbesar di Indonesia, Haedar masih mau menggunakan transportasi umum dan tanpa iring-iringan berjumlah besar.
Bahkan, dalam foto yang viral di media sosial Twitter setelah diunggah akun PP Muhammadiyah tersebut, Rabu (22/8/2018), tampak Haidar membawa sendiri barang bawaannya. Barang-barang itu termuat dalam kardus.
"Ketum @HaedarNs saat menunggu kereta menuju Yogyakarta di Stasiun Kediri, selepas menghadiri peresmian gedung SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo dan Gedung Rawat Inap RS Ahmad Dahlan Muhammadiyah Kediri," tulis akun Muhammadiyah sebagai keterangan foto.
Sikap bersahaja Haedar tersebut mendapat pujian dari banyak warganet.
“Dosenku nih waktu kuliah dulu. Orangnya kalem dan berwibawa,” tulis akun @Ali_Siregar1.
Sementara akun @Aldy_5rl memuji sikap Haedar inilah yang membuat Muhammadiyah disegani.
“Kesederhanaan itu yg mambuat Muhammadiyah menjadi besar dan berguna untuk bangsa dan negara serta kebanggaan umat islam.”
Akun @achandra338 juga ikut berkomentar, bahwa kesahajaan Haedar itu membuat sang pemimpin tak bisa dikenali publik.
Baca Juga: Syukuran HUT PAN Tanpa Kehadiran Prabowo
“Wah, kalau ketemu di stasiun mungkin tak dikenali ya. Tak mengira kalau yang duduk di peron adalah pemimpin ormas Islam terbesar di Indonesia. Saking sederhananya beliau. Semoga sehat selalu ya Pak @HaedarNs,” tulisnya.
Sedangkan akun @Aanantamo memuat komentar ”Tidak mencari hidup dari Muhammadiyah, tapi menghidupkan Muhammadiyah.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat