Suara.com - INASGOC telah memasang aturan mengenai larangan membawa rokok hingga merokok di arena pertandingan atau venue Asian Games 2018. Meski demikian, para pengunjung masih saja tetap merokok di sekitar venue Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Hal itu disampaikan oleh Andre, salah seorang pengunjung Asian Games 2018. Andre dan rekannya, Fahmi mengklaim tak pernah melewatkan sehari pun untuk menyaksikan pertandingan demi pertandingan Asian Games 2018 di GBK.
Namun, ia kecewa dengan pemandangan asap mengepul di udara dari para perokok yang dibiarkan oleh para petugas.
"Aturannya di depan kan nggak boleh bawa rokok dan merokok di dalam. Tapi, dari awal saya datang di sini banyak banget tuh yang merokok di dalam," kata Andre kepada Suara.com saat ditemui di GBK, Jakarta Pusat, Kamis (23/8/2018).
Selama 4 hari berturut-turut ia selalu datang ke GBK untuk menyaksikan berbagai pertandingan, selama itu juga ia selalu melihat pemandangan para perokok di area venue yang bebas mengepulkan asap dari rokok yang dihisapnya.
Menurut Andre yang juga menjadi pelatih Taekwondo di Solo, Jawa Tengah ini, aturan yang telah dibuat oleh INASGOC seolah hanya untuk dilanggar. Terlebih, tidak ada petugas yang melarang para perokok itu. Hal itu pun bisa mencoreng muka Indonesia di hadapan para pengunjung mancanegara.
"Nggak ada yang melarang. Padahal saya kemarin bawa rokok itu ditahan di depan, pas di dalam ya banyak saja yang masih merokok," keluhnya.
Secara keseluruhan, ia memuji fasilitas pelayanan bus yang siap antar jemput antar venue agar pengunjung tak perlu capai berjalan jauh. Namun, disisi lain ia cukup kecewa lantaran pengawasan yang sangat lemah terhadap para perokok di sekitar venue.
"Harusnya sih konsisten ya, kan malu juga Indonesia. Ini acara besar loh kok pengawasannya agak kurang, perlu ditingkatkan," tutupnya.
Baca Juga: Perolehan Sementara Medali Asian Games 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?