Suara.com - Nur Mahmudi Ismail mantan Walikota Depok dua periode ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Nur Mahmudi masih ada di rumahnya, belum ditahan.
Penetapan Nur Mahmudi sebagai tersangka pada 20 Agustus lalu. Menyoal hal ini Nur Mahmudi yang tinggal di Perumahan Griya Tugu Asri Blok A4 No 29 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (29/8/2018).
Belum berkenanan dimintai keterangan pasca ditetapkan tersangka dan ramai diberitakan. Padahal Nur Mahmudi berada di dalam.
"Bapak Nur Mahmudi nggak bisa ditemui karena masih istirahat. Kalau mau menunggu silakan," kata asisten rumah tangga Nur Mahmudi, Rabu (29 /8/2018).
Sementara itu, seorang petugas kemanan yang biasa menjaga di perumahan tersebut mengatakan selama satu pekan terakhir, Nur Mahmudi masih beraktivitas seperti biasa.
"Biasa saja, nggak ada perubahan. Kemarin pagi juga keluar sama sopirnya. Sebelumnya lagi juga masih lari pagi di sekitar sini," bebernya.
Kasus itu mulai disidik Polresta Depok pada November 2017. Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa ada perbuatan melawan hukum dalam proyek pengadaan jalan tersebut.
Pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka itu menggunakan dana dari APBD tahun anggaran 2015 senilai Rp 17 miliar. Sementara itu, polisi belum memberikan penjelasan modus Nur Mahmudi dalam korupsi tersebut.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: PKS Kaget Nur Mahmudi Ismail Jadi Tersangka Proyek Jalan
Berita Terkait
-
Ditangkap Terima Suap di Medan, Hakim Tipikor Merry Diperiksa KPK
-
Cekcok, Suami Caleg Tewas Terjun dari Lantai 3 Restoran di Depok
-
PKS Kaget Nur Mahmudi Ismail Jadi Tersangka Proyek Jalan
-
Eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi Jadi Tersangka Korupsi Jalan
-
Idrus Marham Tegaskan Akan Bersidang Korupsi sampai Tuntas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus