Suara.com - Pollycarpus Budihari Prijanto, seorang pilot yang ikut terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah hampir 10 tahun berada di penjara.
Pollycarpus mengakui bersyukur dan senang setelah dirinya dinyatakan bebas murni. Karena setelah itu, dirinya siap kembali meramaikan dunia penerbangan yang sudah lama ditinggalkannya.
"Senang sakali sudah tidak ada beban. Aktifitas setelah keluar (penjara), saya kembali kedunia penerbangan," ujar Pollycarpus di Balai Pemasyarakatan, Jalan Ibrahim Adjie, Bandung, Rabu (29/8/2018)
Menurut mantan pilot Garuda Indonesia itu, kembalinya ke dunia penerbangan pertama-tama akan segera memiliki perusahaan penerbangan. Namun, dia belum mau menyebutkan nama perusahaan tersebut.
"Ada rencana mau mengakuisisi perusahaan penerbangan, juga ada rencana mendatangkan sejenis helikopter yang ringan untuk keperluan di seluruh daeeah indonesia," katanya.
Pollycarpus mengatakan, dirinya juga akan kembali aktif di beberapa perusahaan-perusahaan penerbangan yang ada di Indonesia.
"Sempat di PT Gatari Air Service, sebagai asisten direktur, lalu di PT Cahaya Sakti saya (menjabat) direktur operasional," tutur Pollycarpus.
Dengan kembali aktifnya di dunia penerbangan, Pollycarpus berharap semua kegiatannya bisa berguna bagi masyarakat, dan bayang-bayang masa lalu yang sempat masuk penjara bisa terobati.
Kontributor : Rizki Aulia Rachman
Baca Juga: Terapkan Metode Growth Hacker, Ini yang Terjadi pada Usaha Anda
Berita Terkait
-
Keluar Penjara, Pollycarpus Siap Ungkap Dalang Pembunuh Munir
-
Pembunuh Munir, Pollycarpus Diajak Bergabung ke Partai Berkarya
-
Pembunuh Munir Pollycarpus Bebas Penjara, Wapres JK: Silakan
-
Bunuh Aktivis HAM Munir, Pollycarpus Akhirnya Bebas Murni
-
Partai Tommy Soeharto Akui Tampung Pembunuh Aktivis HAM Munir
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya