Suara.com - Ratna Sarumpaet kembali melontarkan kritikan terhadap pernyataan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Maruf Amin, Abdul Kadir Karding yang menantang calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk berdebat perihal ekonomi. Kritikan yang disampaikan Ratna ditulis di akun pribadinya yakni @RatnaSpaet.
Dalam cuitan pribadinya, Ratna menyebut Tim Sukses Jokowi-Maruf sakit jiwa. Ratna juga menilai pemerintahan Presiden Jokowi gagal mensejahterahkan rakyat Indonesia.
Karena itu Ratna mengaku heran tim Jokowi yang ingin menantang Sandiaga perihal persoalan ekonomi.
"Sakit Jiwa. Timses @jokowi benar-benar sakit. Sudah jelas-jelas gagal. Jelas-jelas nggak mampu bayar hutang, nggak mampu sejahterakan Rakyat, sok nantangin penantang," tulis Ratna di akunnya.
Sebelumnya Ratna juga menuliskan cuitan di akun media sosialnya yang berisi pernyataan sindiran.
"Tidak Ada Absolut Tuan! Semakin kau mengira kau sedang sekuat-kuatnya kau sesungguhnya sedang membangun kekalahan besar," tulis Ratna.
Ia juga mengunggah foto dirinya yang menggunakan kacamata hitam dengan tulisan "Tak menghormati demokrasi? Ganti !!"
Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Pemenangan Jokowi - Maruf, Abdul Kadir Karding, menantang calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk berdebat perihal persoalan ekonomi. Kata Karding, pernyataan Sandiaga tidak berdasarkan data.
Tak hanya itu, Karding juga menyebut persoalan harga pokok naik seperti di Jakarta merupakan tanggungjawab tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi yang dipimpin oleh gubernur, yang dijabat Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.
Baca Juga: Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung Ditolak Datang oleh Warga Babel
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK