Suara.com - Ketua Inasgoc Erick Thohir meminta Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M Syarif memaklumi insiden pengusiran, saat yang bersangkutan menonton laga bulu tangkis Asian Games, Minggu (26/8) akhir pekan lalu.
Namun, Erick Thohir juga mengatakan, panitia tidak dibolehkan memindahkan penonton yang memiliki tiket dengan alasan apa pun, termasuk kalau ada tamu VIP belum mendapat bangku.
"Siapa pun yang memunyai tiket tidak boleh digeser. Namun, jika kursi VVIP membludak, saya berharap kondisi tersebut bisa dimengerti,” kata Erick Thohir, Kamis (30/8/2018).
Ia mengatakan, telah mewanti-wanti relawan Asian Games menjaga tribun penonton agar tak ada pembeli tiket merasa terganggu.
Erick mengakui, ada tamu VIP yang merasa perlu memasuki gelanggang Asian Games. Tapi, panitia telah bekerja keras memberikan pengertian dan prinsipnya tak boleh menggeser tempat duduk penonton pembeli tiket.
Sebelumnya diberitakan, Laode Muhammad Syarif mengakui diusir dari kursi penonton saat akan menyaksikan laga bulu tangkis Asian Games 2018. Laode sendiri menceritakan peristiwa itu melalui akun Twitter pribadinya, @LaodeMSyarif.
Ia menuturkan, kala itu duduk di bangku sesuai tiket yang dibelinya. Tapi, ia diusir oleh panitia dengan alasan kuris tersebut akan diberikan pada tamu VIP.
"Tiba-Tiba diusir dari seat yang sudah kami beli, karena mau didekasikan buat VIP. Tapi setelah minta penjelasan panitia mana aturannya, dia bilang ’kebijakan panitia’ #AsianGames18Badminton @AnjelMalik @unilubis. Untung setelah lihat penonton protes, mereka panggil lagi," tulis Laode.
Laode menegaskan, dirinya tak membeli tiket menonton pertandingan untuk kursi VIP. Ia juga memasuki tribun penonton dengan arahan panitia, sehingga tidak salah duduk.
Baca Juga: Rakitic: Uang, Alasan Pemain Tinggalkan Barcelona
Karenanya, Laode merasa heran dirinya diusir panitia dengan alasan kursinya untuk penonton kategori VIP.
”Saya mau tegaskan dan sampaikan, bahwa saya membeli tiket bukan VIP dan duduk sesuai kelas tiket saya (bukan VIP), dan itu ditunjukkan tempatnya oleh panitia. Tapi setelah duduk sesuai kelas tiket saya, ada Panitia lain lagi yang mengusir karena mau disisihkan buat VIP. Case close.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi