Suara.com - Komisi Pemilihan Umum menanggapi penuturan empat sekretaris jenderal partai politik koalisi pengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, yang mengakui belum menerima data Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Anggota KPU Viryan Aziz mengklaim, telah memberi data DPS tersebut pada 12 Juli 2018, termasuk kepada PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.
"Sudah kami berikan, untuk tingkat Nasional ada PKS dan ada koalisi tiga partai itu sudah menerima. Jadi, tanggal 12 Juli pada saat rekapitulasi DPS tingkat Nasional kami sudah membagikan, ini ada tanda terimanya," kata Viryan di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Sementara, kata Viryan, berdasarkan informasi sekretariat KPU, untuk PAN memang belum menerima DPS. Hal itu dikarenakan pihak perwakilan PAN tidak hadir saat penetapan DPS pada 12 Juli 2018 lalu.
"PAN, informasi dari sekretariat tidak hadir. Jadi, tidak menerima pada saat itu," tuturnya.
Untuk diketahui, berdasarkan informasi dari KPU data pertanggal 12 Juli 2018 jumlah DPS yang telah ditetapkan yakni 185.098.281 pemilih. Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap sampai pada 4 September 2018 berjumlah 185.732.093 pemilih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!