Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik sembilan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/9/2018). Kesembilan kepala daerah tersebut merupakan pemenang Pilkada serentak 2018.
Pelantikan mereka sesuai dengan Keputusan Presiden nomor 152/P sampai dengan nomor 154/P dan No 156/P tahun 2018 masing-masing tanggal 28 Agustus 2018. Kemudian Nomor 158/P tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 dan nomor 159/P sampai dengan Nokor 162/P tahun 2018 masing-masing tanggal 4 September 2018 tentang Pengesahan, Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan tahun 2018 - 2023.
Kesembilan gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik akan diberikan tunjangan pokok Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sesuai dengan peraturam perundang-undangan.
Acara selanjutnya pembacaan sumpah jabatan. Jokowi lebih dulu bertanya kesediaan pengucapan sumpah berdasarkan agamanya masing-masing.
"Saudara yang beragama Islam, demi Allah saya bersumpah. Saudara yang beragama Kristen, Protestan, dan katolik, demi tuhan saya berjanji, saudara Hindu Om Atah Parama Wisesa saya bersumpah," ucap Jokowi diikuti gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Selanjutnya, Jokowi meminta sembilan gubernur dan wakil gubernur mengikuti ucapannya.
"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD negara RI tahun 1945, dan menjalankan segala UU dan peraturanya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada masyarakat dan bangsa," ucap Jokowi.
"Saudara-saudara yang beragama Kristen, Protestan dan Katolik. Semoga tuhan menolong saya," lanjut Jokowi.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Dimulai dari Gubernur Sulsel dan wakilnya, kemudian gubernur Sumut dan wakilnya, gubernur Jabar dan wakilnya, gubernur Kalbar dan wakilnya, gubernur Jateng dan wakilnya, gubernur Bali dan wakilnya, gubernur Sulteng dan wakilnya, gubernur Papua dan wakilnya, dan terakhir gubernur NTT dan wakilnya.
Acara terakhir dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat. Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dalam pelantikan ini.
Sejumlah pejabat, menteri kabinet kerja, dan ketua umum parpol juga hadir. Diantaranya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Berikut daftar sembilan gubernur terpilih beserta wakilnya yang dilantik Jokowi.
1. Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan dan wakilnya Sudirman Sulaiman
2. Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara dan wakilnya Musa Rajekshah
3. Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum
4. Sutarmidji sebagai Gubernur Kalimantan Barat dan wakilnya Ria Norsan
5. Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah dan wakilnya Taj Yasin Maimoen
6. I Wayan Koster sebagai Gubernur Bali dan wakilnya Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.
7. Ali Mazi sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dan wakilnya Lukman Abunawas
8. Viktor Bungtilu Laiskodat Gubernur Nusa Tenggara Timur dan wakilnya Josef Nae Soi
9. Lukas Enembe sebagai Gubernur Papua dan wakilnya Klemen Tinal. (Dwi Bowo Raharjo)
Berita Terkait
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Mensos Gus Ipul dan Wagub Maluku Utara Koordinasi Penanganan Konflik Sosial dan Sekolah Rakyat
-
Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan