Suara.com - Panitia Diskusi Waras Politik dengan narasumber politisi Gerindra Ahmad Dhani ternyata tidak memberikan surat izin kepilisian. Acara yang ditolak kepolisian itu sedianya digelar di D'Boengkoel Jalan Raya Darmo, Surabaya, Selasa (11/9/2019) kemarin.
Suara.com mencoba menelusuri ke dua markas kepolisian yang ada di Surabaya. Petugas piket Ditintelkam Polda Jatim menyatakan tidak ada surat ijin yang masuk terkait acara tersebut.
"Tidak ada mas. Surat ijin untuk acara diskusi tidak diajukan di sini (Polda Jatim). Tapi kalau pemberitahuan aksi #2019GantiPresiden yang dulu memang masuk ke sini," jelas petugas piket Ditentelkam Polda Jatim ke Suara.com, Rabu (12/9/2018).
Pernyataan berbeda dengan pengakuan Ahmad Dhani beberapa waktu lalu. Kata suami penyanyi Mulan Jameela ini, acara diskusi tersebut batal karena tidak diberi ijin oleh pihak kepolisian alasan keamanan.
"Nggak jadi dilaksanakan. Saya diberitahu Pak Baso Sekjen Pemuda Pancasila," jelas Dhani ditemui usai mengikuti Surabaya Bersholawat di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (10/9/2018) malam.
Hal sama juga diungkapkan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polrestabes Surabaya, AKBP Eddwi Kurniyanto. Disampaikannya, tidak ada surat masuk terkait acara tersebut.
"Tidak ada. Saya tidak terima surat terkait acara diskusi yang diadakan di D'Boengkoel," tegasnya.
Pengakuan Ahmad Dhani juga berbeda dengan keterangan penanggung diskusi, Baso Juherman. Dijelaskan Baso, batalnya acara bukan terkait ijin tetapi terkait kehadiran narasumber.
"Tidak pernah ada pelarangan, cuma selain La Nyalla Mattalitti dan Ahmad Dhani, narasumber lainnya berhalangan hadir pada saat ini," ujar Baso di D'bongkoel, Surabaya, Selasa siang.
Baca Juga: Ahmad Dhani Disebut Cerdas oleh Ahok, Warganet Ngakak Online
Sebelumnya, Kepolisian Jawa Timur melarang sebuah diskusi yang menghadirkan Politisi Gerindra yang juga musisi Ahmad Dhani Prasetyo. Rencananya acara diskusi bertajuk 'Diskusi Waras Politik' itu digelar Selasa, (11/9/2018).
Kabar yang tersiar melalui grup-grup WhatsApp (WA) tentang rencana Diskusi di D'Bungkul Jalan Raya Darmo Surabaya, selain Dhani, tertulis pula narasumber lain, yakni Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, La Nyalla Matalitti, Kasatkornas Banser, Alfa Isnaini, dan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jatim, Sholahul Aam Notobuwono.
"Nggak jadi dilaksanakan. Saya diberitahu Pak Baso Sekjen Pemuda Pancasila," jelas Dhani ditemui usai mengikuti Surabaya Berselawat di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (10/9/2018) malam.
Dijelaskan Dhani yang juga kader Partai Gerindra ini, batalnya acara tersebut setelah pihak kepolisian tidak mengeluarkan ijin.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Disebut Cerdas oleh Ahok, Warganet Ngakak Online
-
Gerindra Jatim Tak Tanggungjawab Penolakan Diskusi Ahmad Dhani
-
Beda Pengakuan Ahmad Dhani, Panitia Bantah Diskusi Dilarang
-
Polisi Larang Diskusi Waras Politik Ahmad Dhani di Surabaya
-
Sejumlah Kader Demokrat Dukung Jokowi, Begini Komentar Prabowo
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok