Suara.com - Dua pasangan bakal calon peserta Pilpres 2019, Jokowi – Maruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, akan menghadiri acara pengundian nomor urut kepesertaan di KPU, Jumat (21/9/2018) malam.
Pantauan Suara.com, sepanjang Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat tepatnya di depan kantor KPU sudah ditutup sejak pukul 16.00 WIB.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu mengimbau agar masyarakat menghindari ruas jalan tersebut.
"Kami mengimbau agar masyarakat menghindari Jalan Imam Bonjol khususnya depan kantor KPU," tutur Roma di depan Kantor KPU.
Lebih lanjut Roma menyebutkan, sebanyak 5000 personel gabungan disiapkan untuk berjaga-jaga di area sekitar gedung KPU. Mereka merupakan gabungan aparat keamanan dari Polda, Kodam, dan Pemprov DKI.
"Kami menerapkan pola pengamanan yang terdiri dari ring satu, di ruang sidang, ring dua di luar ruang sidang sampai halaman, ring tiga mulai gerbang luar sampai semua di depan KPU, ring empat di kawasan lalu lintas yang ada di sekitar Kantor KPU," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ustaz Yahya Waloni Pendukung Prabowo? PKB: Bisa Ya atau Tidak
-
Kyai Syukron Minta Sandiaga Jangan Boros Menteri saat Jadi Wapres
-
Jokowi Tak Ingin Ada Pegawai dan Guru Honorer Baru
-
Jokowi dan Prabowo Datang ke KPU, 3.886 Polisi - Tentara Berjaga
-
Usai Undi Nomor di KPU, Jokowi - Ma'ruf Doa di Tugu Proklamasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara